Dr. Wididana: Pertanian Perkotaan Beri Banyak Manfaat

0
74
Tanaman terong tumbuh subur di kebun percontohan Pengelolaan Sampah Organik Catur Kwero Sedana Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung yang dibudidayakan menggunakan fermentor EM4.

Pembangunan pertanian perkotaan (urban farming) yang menjadi gerakan sosial setiap rumah tangga kota, dengan memanfaatkan lahan sempit menggunakan media pot dapat memberikan banyak manfaat dalam memenuhi kebutuhan pangan, kesehatan, lingkungan bersih, asri serta tumbuhnya nilai ekonomi.

“Pertanian organik memberikan dampak positif terhadap kesehatan lahir batin, sehingga kehidupan manusia bebas dari polusi, karena makanan yang dikonsumsi, air, udara yang dihirup dalam kondisi sehat,”kata Direktur Utama PT Songgolangit Persada, Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr pada webinar “Pengembangan Pertanian Perkotaan” yang digelar Fakultas Pertanian Universitas Nasional (Unas) Jakarta, baru-baru ini.

Dr. Wididana yang juga akademisi Universitas Nasional Jakarta dalam webinar yang dipandu dosen Unas Ir, Inkorena GS Sukartono, M.Agr menilai, pertanian organik mampu menjadikan lingkungan tanah, air dan udara menjadi lestari, terhindar dari pencemaran.

Pertanian organik sekaligus berfungsi untuk menghidupkan ekonomi. Produk-produk pertanian organik dapat dipasarkan dengan nilai ekonomis yang lebih tinggi, memiliki konsumen tersendiri untuk masyarakat yang cinta terhadap kesehatan dan kelestarian lingkungan.

Pertanian organik mendukung pariwisata, pembangunan desa, pembangunan lingkungan bersih, dan lebih luas lagi untuk membangun mesin oksigen alam dari lingkungan bersih, yang menyehatkan, mendukung kerja industri kesehatan mewujudkan masyarakat sehat.
Pertanian organik mampu menghasilkan berbagai jenis produk yang sehat, berkualitas, lingkungan yang sehat yang sudah diterapkan sejak 40 tahun silam.

Masyarakat luas di kota maupun pedesaan mulai sadar, bahwa pertanian organik dapat diterapkan dalam skala rumah tangga untuk menghasilkan kebutuhan pangan bagi keluarga masing-masing.

Masing-masing rumah tangga dapat menerapkan pertanian organik skala kecil, dengan menggunakan Effective Microorganisme (EM), teknologi yang mudah, murah, hemat energi, ramah lingkungan dan berkelanjutan, ujar Dr. Wididana yang juga seorang pakar pertanian organik.linktr.ee/em4 #EM4

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini