I Nyoman Suwandi Peternak Sapi Organik

0
41
Nyoman Suwandi sedang mengoleskan produk Minyak Rajas untuk mengkilapkan bulu sapi juga supaya tidak dikerumuni lalat.

Sosok pria enerjik yang kesehariannya bergelut di sawah untuk mengolah lahan guna ditanami padi atau jagung, juga memelihara ternak sapi betina (induk) secara organik di sekitar Desa Kesiman, daerah pinggiran Kota Denpasar.

I Nyoman Suwandi (56), asal Banjar Kebun Kori, Kesiman, Denpasar Timur itu selama puluhan tahun sejak tahun 2000 hingga sekarang memelihara induk ternak sapi untuk dikembangbiakkan sebagai pembibitan.

Suami dari Ni Made Sukarini dalam aktivitas kesehariannya sebagai petani, sekaligus peternak organik, karena dalam memelihara ternak kesayangannya menggunakan pupuk hayati Effetive Microorganisms (EM) produksi PT Songgolangit Persada yang satu-satunya di Indonesia mendapat lisensi dari EM Research Organization (EMRO) Jepang.

Ayah dari dua putra dan seorang putri itu dalam aktivitas kesehariannya mengembangkan ternak sapi organik untuk peranakan (induk sapi) tidak bisa lepas dari EM yang didampurkan untuk minuman ternak sapi, disiramkan pada rumput dan hijauan makanan ternak sebelum diberikan kepada ternaknya.

EM juga dicampur dengan air untuk memandikan ternak sapinya, menyiram kandang dan menyiram tumpukan kotoran sapi sehingga kandang dan lingkungan sekitarnya bersih, tidak menimbulkan bau dan pencemaran.

Ia mengaku mempunyai pengalaman selama puluhan tahun menggunakan EM4 untuk dicampurkan dengan pakan ternak, sehingga ternak menjadi rakus makan dan berat badannya cepat bertambah.

 

Pihaknya memelihara empat ekor sapi betina induk, bahkan pernah mencapai 10 ekor sapi induk untuk pembibitan sapi bali, semua proses pemeliharaannya menggunakan EM dicampur dengan air mulai untuk minum, dicampur dengan pakan ternak, memandikan ternak, menyemprot alas kandang dan tumpukan kotoran sehingga tidak menimbulkan bau dan pencemaran.

Nyoman Suwandi mengharapkan kepada teman-temannya sesama peternak sapi dan ternak jenis lainnya di Bali dan Indonesia umumnya untuk segera menggunakan EM4 peternakan, karena bukti dan kenyataannya sudah ada seperti yang dilakukan dan dialaminya sendiri.

Ia juga menggunakan Minyak Rajas sehingga semua ternak sapi piaraannya bulunya mengkilap, kulitnya bersih terhindar dari hinggapan lalat, padahal punggung sapi pada umumnya selalu diinggapi kerumunan lalat.

Keempat sapi betina induk dengan warna kemerah-merahan setelah dimandikan dioleskan dengan Minyak Rajas secara merata di bagian punggungnya, selain menyuburkan bulu sapi dan mengkilap juga dapat menjinakkan sapi, tutur Nyoman Suwandi tentang pengalamannya menggunakan Minyak Rajas, juga produksi PT Songgolangit Persada.
Minyak Rajas merupakan minyak herbal untuk hewan hasil dari ramuan berbagai jenis tanaman berkhasiat obat yang difermentasi dengan teknologi EM.

Minyak Rajas dapat digunakan untuk membantu pengobatan pada hewan kesayangan dan hewan ternak, membantu mengobati penyakit kulit pada hewan, mengobati peradangan pada kulit hewan, mengobati luka lama, luka baru dan membantu menguatkan otot ayam aduan.

Nyoman Suwandi, kakek empat cucu dari ketiga putra-putrinya yang telah membentuk rumah tangga mengaku bersyukur, karena telah diangkat sebagai karyawan PT Karya Pak Oles Tokcer milik Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr.

Meskipun telah berstatus sebagai karyawan sejak tahun 2015 atau 7 tahun silam, namun masih tetap diijinkan untuk memelihara empat ekor sapi induk yang kandangnya berlokasi di bagian belakang kebun percontohan tanaman obat-obatan Bokashi Farm di Jalan Waribang, Kesiman, Denpasar Timur.

Jam kerja seperti karyawan pada umumnya selama 8 jam per hari yakni pagi jam 08.00-1200, setelah istirahat siang kembali kerja 14.00-1700 Wita dengan tugas utama merawat dan memelihara kebun percontohan tanaman herbal serta membuat berbagai jenis bibit tanaman obat-obatan.

“Di luar jam kerja perusahaan itulah waktu saya manfaatkan mencari rumput dan hijauan makanan ternak untuk empat ekor sapi piaraannya, lumayan sebagai tabungan,” tutur Nyoman Suwandi. linktr.ee/pakolescom #songgolangitpersada #EM4.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini