Berbagai tips menjaga kesehatan dan mengkonsumsi makanan disesuaikan dengan karakter tubuh dikupas tuntas dalam Seminar Ayurveda bertajuk Fire of Life & Health dengan menghadirkan narasumber Dr Manish Sarma, dokter spesialis ayurvedic dan instruktur yoga dari India.
Menurut Dr Sarma, untuk menjaga kesehatan, makanan yang kita makan harus disesuaikan dengan karakter tubuh dan seyogyannya mampu menjaga keseimbangan agni dalam tubuh.
“Agni yang dimaksud bukan api yang panas, tetapi panas dalam tubuh yang terus memberikan energi, mengatur dan mentranser energi, inilah disebut api kehidupan. Ini harus dilatih dan dijaga agar bisa menjadi seimbang dan tubuh tetap sehat,” katanya dalam acara seminar yang diterjemahkan oleh Direktur Utama PT Karya Pak Oles Group adalah Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr.
Mengawali paparannya, Dr Sarma mengulas mengenai Ayurveda sebagai ilmu yang mempelajari tentang kesehatan dan umur panjang. Ada tokoh yang paling fundamental dalam sejarah dan pencatatan Ayurveda yakni Rsi Sushruta dan Rsi Charaka.
“Rsi Sushruta bahkan dikenal sebagai Bapak Ilmu Bedah dan bahkan terkenal dengan teknik operasi yang maju pada masanya, termasuk operasi plastik (operasi hidung) dan anatomi tubuh,” ucapnya dalam acara seminar yang berlangsung secara daring selama 2,5 jam dengan dipandu oleh Bramashiro Wididana itu.
Sedangkan Rsi Charaka memperdalam ilmu pengobatan, khususnya tentang gaya hidup, gejala penyakit dan penyakit bisa disembuhkan dengan obat-obatan tertentu.
“Dalam Susruta Samhita, disampaikan mengenai definisi tentang kesehatan. Sehat itu keseimbangan, bukan dalam fisik saja, tetapi fisik dan spirit. Penting menjaga tubuh dan mencegah penyakit masuk ke tubun,” ucapnya. Keseimbangan fisik yaitu mencakup keseimbangan dalam bentuk tubuh kita, keseimbangan organ-organ, darah, tubuh, lemak, dan sebagainya serta tepat dalam membuang limbah hasil proses pencernaan.
Karakter Tubuh
Dalam kesempatan tersebut, Dr Sarma juga menguraikan bahwa dalam Ayurveda terdapat tipe tubuh (dosha) yang dibagi menjadi tiga: Vata (udara/ruang), Pitta (api/air), dan Kapha (tanah/air). Tipe Vata berciri kurus dan energik, Pitta berotot dan fokus, serta Kapha bertubuh kokoh dan tenang.
“Makanan yang dimakan harus disesuaikan dengan tipe karakter tubuh kita. Kalau kita termasuk karakter Vata dengan cirinya yang dingin, maka hendaknya mengkonsumsi makanan yang hangat dan berserat,” ucapnya.
Sedangkan kalau unsur tubuh didominasi Pitta (api) terlalu tinggi, maka konsumsilah makanan yang mendinginkan tubuh seperti mentimun. Diingatkan makanan dingin yang dimaksud, bukan makanan yang disimpan kulkas. Selain itu, jika unsur tubuh didominasi Pitta, agar menghindari makanan yang pedas.
Sementara itu, untuk mereka dengan karakter tubuh Kapha dengan ciri-ciri tubuh yang berisi, hendaknya mengkonsumsi makanan yang ringan dan makan yang bisa dicerna oleh tubuh dengan baik.
“Yang tidak kalah penting, makanlah di saat lapar. Jika kita makan dalam kondisi tidak lapar akan dapat mengganggu keseimbangan api dalam tubuh dan hal ini bisa menyebabkan sakit. Demikian pula waktu makan harus ditepati sehingga tubuh kita bisa menjaga agninya,” kata Dr Sarma.linktr.ee/pakolescom

