KKN 70 UMBY Latih Warga Buat Pupuk Fermentasi

0
89
Tim KKN 70 PPM UMBY yang melakukan Sosialisasi Kebersihan Kandang Ternak dan Demonstrasi Bimbingan Teknis Pembuatan Pupuk Fermentasi.

Kelompok 70 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Universitas Mercu Buana Yogyakarta (KKN PPM UMBY) berkolaborasi dengan Unit Pelaksana Teknis Pusat Kesehatan Hewan Semanu (UPT Puskeswan Semanu) dan Balai Penyuluhan Pertanian Semanu (BPP Semanu) mengadakan kegiatan sosialisasi.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Sosialisasi Kebersihan Kandang Ternak dan Demonstrasi Bimbingan Teknis Pembuatan Pupuk Fermentasi”.

Tim KKN 70 sebelum mengadakan sosialisasi melakukan kunjungan ke kandang-kandang ternak di Dusun Jasem Lor dan melihat dari dekat kandang ternak kurang terawat dengan baik dan tim tim KKN 70 segera menginisiasi.

Ketua KKN 70, Decky Kevin Pradekta menjelaskan, bahwa sosialisasi bertujuan menciptakan tempat tinggal ternak yang nyaman sehingga ternak peliharaan terhindar penyakit atau  penularan antar ternak.

Masyarakat juga perlu pelatihan agar sadar dan tidak menggunakan pupuk kimia, diganti dengan pupuk fermentasi sentuhan Effective Microorganisms 4 (EM4).

Kegiatan sosialisasi tersebut diakhiri dengan demonstrasi membuat pupuk fermentasi oleh Mohamad Qitvir Yuniar, mahasiswa Fakultas Peternakan UMBY yang dibantu oleh Sudiyatno.

Kegiatan tersebut memperlukan alat dan bahan seperti ember, karang bekas, gayung, sekop, pisau, kotoran hewan, EM4, air, dan gula aren sebagai pengganti molase.

Adapun beberapa tahapan yang harus dilakukan yakni memotong gula lalu melarutkan ke dalam ember yang berisi air serta EM4, kemudian mencampur air dengan kotoran hewan yang sudah disiapkan hingga merata. Setelah merata simpan kotoran tersebut dalam karung, kemudian ditutup rapat agar terjadi proses fermentasi, dan jauhkan dari teriknya sinar matahari. Lalu tunggu hingga 2-3 minggu agar pupuk siap untuk digunakan pada tanaman. Seperti yang diulas web lldikti5.kemdikbud.go.id.

Dukuh Jasem Lor, Mujiyana berpesan agar para peternak dapat mengembalikan peran pupuk kandang atau fermentasi sebagai penggembur tanah sehingga kualitas tanah terpelihara dengan baik. Pupuk kadang jauh lebih ekonomis karena tidak perlu mengeluarkan biaya besar seperti  membeli pupuk kimia.https://linktr.ee/em4

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini