Budidaya Tanaman Anggur Sentuhan EM Hasilkan Buah Maksimal

0
133
Penggunaan EM4 dalam budidaya tanaman anggur untuk meningkatkan kesehatan, kesuburan tanah dan memberikan nutrisi untuk tanaman anggur.

Budidaya tanaman anggur menggunakan teknologi Effective Microorganisms 4 (EM-4) sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan, kesuburan tanah dan memberikan nutrisi untuk tanaman anggur, dengan menggunakan mikroorganisme yang bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman.

Banyak faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan budidaya, baik budidaya tanaman hortikultura maupun tanaman buah. Salah satu faktor yang memiliki peran strategis itu adalah kegiatan pemeliharaan dan perawatan.

Tidak terkecuali dalam budidaya anggur, agar mendapatkan hasil maksimal dukungan teknik-teknik pemeliharaan dan perawatan yang tepat. Kegiatan pemeliharaan dan perawatan tanaman anggur meliputi penyiraman, pemupukan, penggemburan tanah dan pemangkasan.

Meskipun habitat asli tanaman anggur adalah lahan kering dengan suhu tinggi, penyiraman secara rutin harus dilakukan, seperti tanaman pada umumya, selain kebutuhan air tanaman anggur juga membutuhkan nutrisi untuk kelangsungan hidupnya.

Bagaimana Peran EM-4 bagi tanaman anggur? Sebagai diketahui EM-4 merupakan kultur campuran dari mikroorganisme menguntungkan yang berasal dari alam Indonesia, bermanfaat untuk kesuburan tanah, pertumbuhanan dan produksi tanaman serta ramah lingkungan.

EM-4 mengandung mikroorganisme fermentasi dan sintetik yang terdiri dari bakteri Asam Laktat (Lactobacillus Sp), Bakteri Fotosentetik (Rhodopseudomonas Sp), Actinomycetes Sp, Streptomyces SP, Yeast (ragi) dan Jamur pengurai selulose, untuk memfermentasi bahan organik tanah menjadi senyawa organik yang mudah diserap oleh akar tanaman.

Untuk pemupukan tanaman anggur teknologi EM-4 sangat berperan bisa menggunakan pupuk padat, atau juga bisa menggunakan pupuk cair.Cara membuat Bokashi padat adalah:

Larutkan EM4 dan Molase ke dalam air dengan dosis 1-10 cc perliter air, (1). Campur bahan-bahan Bokashi yakni jerami, pupuk kandang, serbuk gergaji dan lain-lain secara merata. (2). Siramkan larutan EM-4 perlahan-lahan ke dalam adonan yang merata sampai kandungan air adonan mencapai 30% (bila adonan dikepal dengan tangan, air tidak akan keluar dari adonan dan bila kepalan dilepas kembali maka adonan akan megar.

(3) Adonan digundukkan di atas ubin kering dengan ketinggian 15-20 cm, kemudian ditutup dengan karung goni selama 3-4 hari. (4). Periksa suhu setiap hari, pertahankan suhu gundukan adonan 40- 500C. Jika suhu lebih dari 500C, bukalah karung penutup dan gundukan dibolik-balik agar suhunya turun mendekati suhu 40-500C, kemudian ditutup kembali.

Suhu yang tinggi dapat mengakibatkan Bokashi menjadi rusak, karena terjadi proses pembusukan. Pengecekan suhu dilakukan setiap 5 jam sekali. (5). Setelah 4-7 hari, Bokashi telah selesai terfermentasi dan siap digunakan sebagai pupuk organik.

Pupuk organik (Bokashi) lalu tebarkan ke lahan sebanyak 3-5 ton/ha pada saat pengolahan lahan. EM-4 juga bisa digunakan dalam perendaman stek bibit anggur. Caranya Stek tanaman anggur direndam dalam larutan EM-4 per 1 liter air (5-10 cc) batang bagian bawah selama 4-8 jam, kemudian batang stek di­tanam di dalam tanah atau di dalam pot yang sudah disediakan.

Waktu penanaman benih dalam lubang, kemudian di­siram dengan EM-4 dengan dosis 5-10 cc per liter air. Untuk pemeliharaan seminggu setelah tanam, semprotkan EM-4 dengan dosis 1-2 liter/ha, yang dilarutkan dalam air 100-200 liter setiap 1-2 minggu sekali pada tanah dan tubuh tanaman.

Untuk budidaya anggur organik jangan mencampurkan larutan EM-4 dengan bahan-bahan kimia seperti pupuk urea mau­pun pestisida kimia. Jika menggunakan pupuk kimia, selang waktu penyemprotan/penyiraman larutan EM-4 dengan penggunaan pupuk kimia atau pestisida sebaiknya satu minggu. Sprayer yang digunakan untuk penyiraman/penyemprotan harus bebas dari kimia dan pestisida.

Untuk menghalau hama sebaiknya menggunakan pestisida organik pada tanaman anggur. Air yang digunakan untuk melarutkan EM-4 adalah air tanah/sumur, jangan mengguna­kan air ledeng. Jika tersedia sebaiknya larutan EM-4 ditam­bah dengan air cucian beras pertama atau air kelapa tua untuk penyemprotan. Dengan teknologi EM-4 keberhasilan budidaya anggur dapat terwujud.https://linktr.ee/em4

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini