Pak Oles: Tahun 2024 Bisa Raih Prestasi Lebih Bagus Lagi

0
133
Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr saat menyampaikan penjelasan kepada karyawan saat persembahyangan di Pura Kehen, Kabupaten Bangli.

Direktur Utama PT Karya Pak Oles Grup, Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr menilai, pihaknya mengalami perjuangan cukup berat di akhir tahun 2023, karena situasi perang yang berlanjut, ditambah lagi perang baru di Israel dengan jalur di Palastina, yakni di jalur Gaza.

“Astungkara berkat tim yang kuat dalam bidang pemasaran dan tim produksi, kita masih mampu melanjutkan perjuangan usaha, saya ucapkan terima kasih untuk semuanya,” kata Dr. Wididana ketika memberikan Dharma Wacana serangkaian kegiatan Tirtayatra ratusan karyawan/ti beserta keluarga besar perusahaan ke Pura Kehen Bangli dan Pura Gunung Kawi, Gianyar, baru-baru ini.

Ia mengatakan, perusahaan pada akhir tahun ini melakukan evaluasi terhadap banyak usaha pembangunan yang dilakukan, produk Effective Microorganisms (EM), Minyak Bokashi, perijinan radio semuanya dilakukan di IPSA dengan lancar.

“Seolah-olah krisis ekonomi yang besar itu sepertinya tidak ada. Astungkara kita mendapat energi dari dalam, artinya power dari karyawan, tim kerja sangat tinggi, sehingga bisa bekerja dan berkreasi maksimal,” ujar Pak Oles.

Semua itu mampu mendorong pihak manajemen, jajaran direksi, tim kerja dan seluruh karyawan melakukan terobosan-terobosan, bahkan mampu menambah sejumlah produk baru seperti EM untuk limbah, sekaligus memperoleh izinnya, menyusul produk balsem, teh herbal, minyak tetes bokashi beserta izinnya sudah didapatkan.

“Dengan hasil yang diraih pada akhir tahun 2023, kita berharap dalam memasuki tahun 2024 bisa meraih prestasi yang lebih bagus lagi, mengingat situasi ekonomi sudah menjadi lebih baik. Jadi motornya/penggeraknya dari Bali,” ujar Pak Oles saat melakukan tirtayatra di Pura Kehen.

Bali tetap menjadi taksu yakni kekuatan power dari produk-produk Ramuan Pak Oles dan produk Effective Microorganisms 4 (EM4), bukan dari Jawa, Lombok atau daerah lainnya.

“Jadi Bali itu memiliki kekuatan yang disebut dengan inerpower, kekuatan tenaga dalam atau taksu. Pulau Bali dengan penduduk 3-4 juta jiwa sangat mengenal dan memang militan terhadap produk-produk Ramuan Pak Oles dan pertanian organik berbasis EM,” ujar Dr. Wididana, alumnus Faculty Agriculture University of The Ryukyus Okinawa, Jepang.linktr.ee/pakolescom

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini