Rizali: EM4 Aktif Jangkauan Aplikasi Lebih Luas

0
673
Rezali Anshar, S.ST, MM, Penyuluh Pertanian Lapangan di Kalimantan Selatan yang memiliki channel youtube Penyuluh Pertanian Lapangan.

Pupuk hayati Effective Microorganisms4 (EM4) pertanian dapat diaktivasi (diaktifkan) terlebih dulu sebelum diaplikasikan dengan cara menerapkan rumus 1:1:18 yakni 1 liter EM, ditambah 1 liter molase  atau1 kg gula merah dan 18 liter air,  ketiganya  difermentasi dalam wadah tertutup selama lima hari.

“Dengan demikian akan mendapatkan EM4 aktif sebanyak 20 liter sehingga lebih luas lahan yang bisa dijangkau untuk pengaflikasikannya maupun untuk memfermentasi bahan organik menjadi pupuk padat maupun pupuk cair sentuhan EM,” kata Pembicara utama  Rizali Anshar, SST. MM, pada Webinar mengusung tema “Tanaman subur dan lebat tanpa boros biaya” melibatkan ratusan peserta  sahabat tani lintas nusantara.

Rizali Anshar, SST. MM adalah  seorang Penyuluh Pertanian  di Kalimantan Selatan,  sekaligus  pemilik chenel youtube Penyuluh Pertanian  Lapangan yang mempunyai  lebih dari 50.000 pengikut.

PT Songgolangit Persada, agen tunggal yang memproduksi dan menjual EM4 pertanian, EM4 Perikanan, EM4 Peternakan dan EM4 limbah ke seluruh daerah di Indonesia yang mendapat lisensi dari EMRO Jepang, dalam  Webinar kali ini berkolaborasi dengan Rizali Anshar.

Rizali Anshar menjelaskan, EM4 hasil  aktivasi atau pengaktifan itu diharapkan seluruhnya sudah dimanfaatkan selama 30 hari, karena setelah kurun waktu sebulan itu mikroba dalam EM  aktif itu kekuatannya mulai melemah.

Oleh sebab itu jika mengaktivasi EM (mengaktifkan) agar dilakukan sesuai dengan kebutuhan, kalau cuma butuh dua liter EM aktif, lakukanlah hal itu dengan perhitungan yang baik, hindari adanya EM aktif  yang tidak dipakai sehingga mubazir.

Rizali  dalam webinar tersebut memberikan tips kepada para   sahabat tani nusantara  dengan penggunaan EM4 akan dapat menekan biaya operasional usaha tani dan biaya yang dihemat itu menjadi keuntungan dalam usaha tani.

Mengembangkan pertanian organik dengan sentuhan teknologi EM akan dapat memberikan keuntungan  lebih besar, karena menggunakan bahan pupuk dan pestisida  ramah lingkungan dari bahan-bahan organik lingkungan sekitarnya yang difermentasi dengan EM, tutur  Rizali. https://linktr.ee/em4

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini