Teknologi Effective Microorganisme 4 (EM4) yang pertama kali ditemukan dan diperkenalkan oleh guru besar dari Jepang Prof. Dr Teruo Higa adalah teknologi budidaya pertanian untuk meningkatkan kesuburan dan kesehatan tanah serta aneka jenis tanaman.
“Dengan menggunakan mikroorganisme yang bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman. EM4 merupakan kultur campuran dari mikroorganisme yang menguntungkan yang berasal dari alam Indonesia,” kata Direktur PT Songgolangit Persada, Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr di Denpasar.

Ia mengatakan, pupuk hayati EM4 dan pupuk padat Bokashi Kotaku yang diproduksi PT Songgolangit Persada sebagai agen tunggal di Indonesia sejak tahun 1990 sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanah, pertumbuhanan dan produksi tanaman serta ramah lingkungan.

EM4 mengandung mikroorganisme fermentasi dan sintetik yang terdiri dari bakteri Asam Laktat (Lactobacillus Sp), Bakteri Fotosentetik (Rhodopseudomonas Sp),Actinomycetes Sp, Streptomyces SP, Yeast (ragi) dan Jamur pengurai selulose, untuk memfermentasi bahan organik tanah menjadi senyawa organik yang mudah diserap oleh akar tanaman.

Teknologi EM4 ditemukan pertama kali oleh Prof. Dr. Teruo Higa dari Universitas Ryukyus, Okinawa, Jepang, kini telah diterapkan secara luas di negara-negara lain di seluruh dunia, seperti Amerika, Brasil, Taiwan, Korea Selatan, Thailand, Srilanka, India, Pakistan, Selandia Baru, Australia dan negara-negara lainnya.

Pupuk cair EM4 selain untuk pertanian juga tesedia EM4 untuk peternakan, perikanan serta EM4 untuk pengolahan limbah dan peturasan (toilet) agar tidak menimbulkan bau yang kurang sedap, ujar Pak Oles.https://linktr.ee/em4

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini