Karyawan Pak Oles Grup Kembali Donor Darah

0
57
Suasana acara donor darah di Kantor PT Karya Pak Oles Grup, Jalan Nusa Kambangan No.7, Denpasar.

Sebanyak 25 karyawan-karyawati PT Karya Pak Oles Grup di Denpasar melakukan kegiatan sosial donor darah untuk membantu sesama yang membutuhkan setetas darah yang sedang menjalani perawatan kesehatan di sejumlah rumah sakit di Bali.

Direktur utama perusahaan yang berbasis obat-obatan tradisional yang merupakan terbesar di Bali, Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr, Manajer Produksi Made Lidyawati dan Manajer Personalia Nyoman Yuliarsana bersama karyawan dan masyarakat umum yang bermukim di sekitar Kantor Pak Oles di Jalan Nusa Kambangan Denpasar ikut kegiatan sosial tersebut.

Kegiatan donor darah tersebut dilakukan oleh satu tim yang terdiri atas lima petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Bali yang berlangsung Jumat (16/12).
Kegiatan donor darah tersebut disertai dengan kegiatan pemeriksaan cek kesehatan yang meliputi kolesterol, asam urat dan gula yang dilakukan oleh dr. Putu Andi Pratama, S. Ked.
Manajer Personalia Nyoman Yuliarsana menjelaskan, perusahaan produk ramuan Pak Oles sejak 25 tahun yang lalu secara rutin dan berkesinambungan menggelar donor darah tiga kali dalam setahun.

Kegiatan donor daerah untuk membantu sesama yang membutuhkan setetes darah untuk menyambung kehidupannya, juga sangat membantu diri sendiri untuk memperlancar peredaran darah dan dapat menjaga kesehatan dengan baik.

Sementara Humas Unit Tranfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Bali, Made Geria Arnita memberikan apresiasi dan menyambut baik antusias karyawan Pak Oles dan masyarakat sekitarnya menyumbangkan setetes darah untuk membantu sesamanya yang sangat membutuhkan dalam memulihkan kesehatannya.

Donor darah diperuntukkan bagi mereka yang sudah berusia 17 tahun ke atas dengan kondisi yang sehat, tidak sedang mengkonsumsi obat-obatan, karena tim sebelumnya melakukan pemeriksaan menyangkut berbagai hal boleh atau tidaknya seseorang donor darah.

Manfaat donor darah banyak sekali untuk membantu sesama yang membutuhkan darah, karena darah hingga saat ini belum bisa diproduksi oleh pabrik manapun.
“Jangan takut menjadi pendonor darah, karena itu itu juga memberikan manfaat kesehatan bagi diri sendiri yakni terjadi sirkulasi darah yang landar terhindar dari penyempitan darah,” tutur Made Geria Arnita.

Orang yang sudah sering melakukan donor daerah sirkulasi daerah dalam tubuhnya menjadi lancar, karena penyumbatan darah pada seseorang tidak bagus bisa menyebabkan penyakit jantung kuliner. Donor daerah yang dilakukan secara rutin dan berkesinambungan memberikan banyak manfaat dalam memelihara kesehatan tetap prima.

Persediaan darahdi Unit Tranfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali hingga seminggu ke depan cukup tersedia, siap melayani masyarakat dengan baik.
“Kami dalam mengemban tugas memanusiaan selalu siap bekerja sama dengan unit-unit secara kelompok dan perorangan dalam memenuhi kebutuhan darah untuk proses penyembuhan yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit, ujar , Made Geria Arnita. linktr.ee/pakolescom

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini