Sosialisasi Bahaya Obat Kandung Bahan Kimia

0
86
Peserta Sosialisasi Bahaya Obat Tradisional Mengandung Bahan Kimia Obat yang digelar Loka Pengawasan Obat dan Makanan Kabupaten Buleleng, Bali.

Penanggung jawab Industri Obat Tradisional (IOT) PT Karya Pak Oles Tokcer Apt. Endah Widyowati, S.SI mendapat kesempatan tampil sebagai pembicara dalam “Sosialisasi Bahaya Obat Tradisional Mengandung Bahan Kimia Obat” yang digelar Loka Pengawasan Obat dan Makanan Kabupaten Buleleng, Bali.

Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Buleleng melibatkan akademisi, pelaku usaha, tokoh masyarkat dan lintas instansi, Senin (17/10).

Ia menjelaskan, PT KPOT sebuah perusahaan swasta nasional yang berbasis obat-obatan tradisional yang merupakan terbesar di Bali telah penerapan Cara Produksi Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) hingga mendapat sertifikat CPOTB dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) pusat.

Bahkan karyawan di bagian unit produksi pabrik di Bengkel dan Denpasar wajib mengikuti pelatihan secara berkesinambungan setiap tahun mengenai CPOTB sebagai upaya dalam membangun sistem mutu obat tradisional yang baik.

Minyak Oles Bokashi dan berbagai jenis produk Ramuan Pak Oles lainnya, sudah banyak dimanfaatkan konsumen secara meluas di tingkat lokal Bali, nasional maupun mancanegara.

Perusahaan yang dibangun tahun 1997 di Desa Bengkel, Busungbiu, Kabupaten Buleleng hingga kini telah memasuki usia 25 tahun, selain pabriknya tetap di Desa Bengkel, juga memiliki pabrik untuk pengkemasan di Jalan Tukad Balian, Renon, Denpasar.

Minyak Oles Bokashi, minyak herbal asli Bali untuk membantu meringankan pegal linu, meredakan bisul, gatal dan bengkak akibat gigitan serangga, sebagai campuran mandi rempah, guna mengurangi bau tidak sedap.

Endah Widyowati dalam sosialisasi itu didampingi pengawasan mutu (quality control) IOT KPOT I Nyoman Okta Parsida, mewakili produksi PT Karya Pak Oles Tokcer. linktr.ee/pakolescom

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini