TPS3R Tangkas Pernah Raih Prestasi Terbaik Indonesia Timur

0
33
Seorang pekerja di TPS3R Darma Winangun, Desa Tangkas, Kabupaten Klungkung sedang menyemprot tumpukan sampah yang baru datang menggunakan EM4 sebelum dipilah untuk menjadi pupuk organik.

Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) Desa Tangkas, Kabupaten Klungkung, Bali yang dikelola Ketut Darmawan, SP.T mempekerjakan enam orang tenaga pernah meraih prestasi gemilang sebagai pengolahan sampah terbaik di kawasan Indonesia timur.

Sampah rumah tangga yang dikelola bersumber dari 315 kepala keluarga (KK) masyarakat setempat, dengan produksi 1.200-1.500 kg perhari yang seluruhnya tuntas tertangani melalui proses pemilahan, tutur Ketut Darmawan, SP.T, alumnus Fakultas Peternakan Universitas Udayana.

Ia mengungkapkan hal itu ketika tampil sebagai salah satu dari tiga pembicara pada Webinar mengusung tema “Mengolah Sampah Dengan Teknologi Ramah Lingkungan, Ciptakan Lingkungan Asri, Bersih dan Alami” yang dipandu moderator Ketut Jadiasa, S.Sos, instruktur Institut Pengembangan Sumber Daya Alam (IPSA) Bali di Bengkel.

Sampah dikelola dengan ramah lingkungan melalui berbagai tahapan. Semua sampah rumah tangga diangkat ke tempat penampungan sampah, kemudian dilakukan penyemprotan dengan bioktivator Effective Microorganisme (EM4) limbah, sebagai upaya untuk mengurangi bau, penyakit dan kerumunan lalat.

Setelah penyemprotan sampah kemudian dipilah masing-masing menjadi sampah organik, sampah anorganik dan sampah risidu. Sampah organik selanjutnya difermentasi dengan Effetive EM4 dalam tong tertutup untuk menjadi pupuk organik.

Sedangkan sampah anorganik berupa betol-botol bekas dan plastik setelah terkumpul dalam jumlah banyak sebagai bahan baku industri yang memproduksi alat-alat rumah tangga di Jawa Timur, seperti ember, piring, gelas dan sebagainya.

Selama tiga tahun mengelola TPS3R mampu mengolah sampah menjadi pupuk organik dan memberikan nilai ekonomis, sekaligus sampah tidak menjadi keluhan masyarakat, meskipun TPS3R itu lokasinya berdampingan dengan pemukiman penduduk.

Pengolahan sampah itu mampu menghasilkan pupuk organik kompos (pupuk padat), pupuk organik cair (POC). Untuk membuat POC memerlukan bahan-bahan sisa buah-buahan, sisa sayur-sayuran yang diferemntasi dengan EM4 dan molase.https://linktr.ee/em4indonesia  #EM4

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini