Fermentasi Air Cucian Beras-EM4 Jernihkan Air Sungai

0
29
Membuat fermentasi air cucian beras menggunakan fermentor EM4.

Direktur Utama PT. Songgolangit Persada, Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr mengungkapkan, para ibu rumah tangga maupun keluarga masing-masing di Kota Denpasar, Bali dan berbagai daerah di Indonesia dapat lebih mengintensifkan gerakan fermentasi air cucian beras dengan pupuk hayati Effective Microorganisme 4 (EM4).

“Hasil fermentasi air cucian beras degan EM4 setiap satu liter dicampur ke dalam 100 liter air untuk disalurkan ke tempat pembuangan air limbah (got), seluruh sungai yang ada agar airnya menjadi jernih dan terhindar dari pencemaran lingkungan,”kata Dr. Wididana yang juga dikenal sebagai perintis pertanian organik di Indonesia.

Sosok pria enerjik yang satu-satunya di Indonesia mendapat lisensi dari EM Research Organization (EMRO Jepang untuk memproduksi dan pemasaran EM4 pertanian, EM4 peternakan, EM4 perikanan dan EM4 pengolahan (pencemaran) mengungkapkan hal itu ketika tampil sebagai salah satu dari tiga pembicara pada Webinar mengusung tema “Mengolah Sampah Dengan Teknologi Ramah Lingkungan, Ciptakan Lingkungan Asri, Bersih dan Alami” yang dipandu Ketut Jadiasa, S.Sos, instruktur Institut Pengembangan Sumber Daya Alam (IPSA) Bali.

Dr. Widi, pria alumnus Faculty Agriculture University of The Ryukyus Okinawa, Jepang menambahkan, air cucian beras yang difermentasi dengan EM4 juga dapat digunakan untuk menyiran tanaman sehingga tanaman tumbuh subur maupun untuk menyiram peturasan (WC) agar mikroorganisme dalam sptitenk hidup dan berkembang.

Gerakan sosial para ibu-ibu dan semua kalangan di Bali dan daerah lain di Indonesia diharapkan menjadi keterpanggilan sebuah gerakan sosial untuk menyelamatkan air sungai, agar sampah yang hanyut terbawa air tidak mengakibatkan polusi dan pencemaran lingkungan.

Dr Widi menjalaskan, keterpanggilan dan gerakan sosial itu telah dilakukan kalangan ibu-ibu rumah tangga di Jepang, Korea, Malaysia dan India yang sejak lama menampung air cucian beras dalam lingkungan rumah tangga masing-masing, kemudian difermentasi dengan EM dalam tempat tertutup.

Air cucian beras yang difermentasi dalam tempat tertutup selama 4 hari, langsung bisa digunakan untuk pemupukan tanaman dalam lingkungan rumah tangga seperti berbagai jenis komoditas keperluan dapur maupun disalurkan ke got dan sungai sehingga airnya menjadi jernih.linktr.ee/pakolescom #EM4

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini