Berlibur

0
21
Kadek Brahma Shiro Wididana, SE., MM.Staf Ahli Pemasaran PT Karya Pak Oles Tokcer

Oleh: Kadek Brahma Shiro Wididana, SE., MM.
Berlibur di rumah bisa berfaedah sekali, apalagi mengingat bahwa belakangan jalanan semua mulai penuh sesak dan keadaan di lapangan terbang kadang-kadang kacau balau sehingga tidak menyenangkan sama sekali.

Bagi banyak orang yang akhir – akhir ini pergi berlibur sudah merupakan suatu keharusan. Kalau orang sakit dan karena itu tidak bisa pergi berlibur, dia tidak perlu menjadi pemurung. Fanatisme merupakan kehangatan yang keliru dari jiwa yang terlalu panas.

Mencari-cari didalam pedoman perjalanan dengan cara fanatik dan selalu ingin membuat perjalanan yang semakin jauh, akan menggelapkan jiwa dan membuat orang tidak puas.
Kalau semua orang sudah pergi keluar negeri, maka kita sering mendapatkan kesibukan yang mengherankan. Bahkan kita merasa seperti menang karena tidak diganggu oleh desakan ‘ingin keluar negri’ yang tak tertahankan itu.

Kepuasan membuat orang miskin menjadi kaya; ketidakpuasan membuat orang kaya menjadi miskin. Mari kita tetap puas dengan apa yang kita miliki, maka kepuasan itu akan merupakan benteng dan penjaga terhadap penyakit. Kepuasan yang sungguh sungguh tidak tergantung dari apa yang kita miliki

Kita harus berhati-hati supaya kita tidak menjadi materialistis. Materialistis merupakan sebab dari berbagai hal seperti kejahatan di dunia, ketidakpuasan dan penyakit. Seorang materialis pada akhirnya selalu menjadi orang pesimis, karena lama-kelamaan materi selalu mengecewakan. Resep untuk berhasil bukanlah kemenangan materiil dan bisa menguasai orang lain, tetapi apakah kita bisa menguasai diri sendiri.
*) Staf Ahli Pemasaran PT Karya Pak Oles Tokcer

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini