Ni Putu Melani menunjukkan produk Minyak Oles Bokashi kemasan 12 ml.

Seorang wanita muda asal Banjar Dinas Munduk Andong, Desa Bangli, Baturiti, Kabupaten Tabanan, Ni Putu Melani Ari Sandi, menunjukkan kiprahnya dalam mengembangkan usaha green house berbasis teknologi smart farming bersama ayahnya, I Made Sandi yang akrab disapa Kadek Melon.

Di tengah kesibukannya mengelola pertanian modern, Melani juga membagikan kebiasaan keluarganya dalam menjaga kesehatan secara alami. Ia mengungkapkan bahwa keluarganya telah lama menggunakan Minyak Oles Bokashi sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

“Sejak bapak saya masih muda hingga sekarang tahun 2026, keluarga kami sudah menggunakan Minyak Oles Bokashi,” ujar Melani saat ditemui di kebunnya.

Melani yang dikenal sebagai remaja berkulit putih ini mengaku menyukai aroma khas rempah dari minyak herbal tersebut, meskipun sebagian anak muda mungkin kurang terbiasa.

“Sebagai anak muda mungkin agak berbeda dengan aroma herbal, tapi saya justru sangat suka dengan aroma khas Minyak Oles Bokashi,” jelasnya.

Menurutnya, minyak herbal tersebut memiliki banyak manfaat praktis untuk kesehatan sehari-hari. Ia kerap menggunakannya untuk mengatasi gatal akibat gigitan serangga hingga sebagai campuran mandi rempah.

“Kalau kondisi badan kurang sehat, saya biasanya pakai untuk bekap (kerokan). Selain itu juga mandi rempah dengan meneteskan Minyak Bokashi ke air hangat. Untuk gatal akibat gigitan serangga juga sangat manjur,” tambahnya.

Melani menilai produk herbal tersebut mudah digunakan dan cocok untuk berbagai kalangan, terutama bagi masyarakat dengan aktivitas padat.

“Dengan aktivitas yang tinggi, seringkali badan terasa capek dan pegal. Minyak ini sangat membantu untuk meredakan pegal linu,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mencoba manfaat produk herbal lokal Bali tersebut.

“Saya harap teman-teman juga bisa merasakan manfaat Minyak Oles Bokashi,” katanya.

Minyak Oles Bokashi sendiri merupakan produk herbal yang digunakan untuk membantu meredakan pegal linu, gatal, bisul, hingga bengkak akibat gigitan serangga. Selain itu, minyak ini juga sering dimanfaatkan sebagai campuran mandi rempah untuk membantu mengurangi bau tidak sedap.

Produk ini diproses menggunakan teknologi Effective Microorganisms (EM) dari Jepang dan mengandung berbagai ekstrak tanaman herbal tradisional nusantara. Sejak diluncurkan pada tahun 1997, Minyak Bokashi telah digunakan secara luas oleh masyarakat Bali, nasional, hingga mancanegara.

Kini, setelah hampir tiga dekade, Minyak Oles Bokashi terus eksis sebagai salah satu produk herbal andalan keluarga Indonesia.linktr.ee/pakolescom

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini