Dr. Wididana: Jengah, Pantang Menyerah Juga Masuk Etos Kerja

0
56
Gede Ngurah Wididana, Direktur Utama PT Karya Pak Oles Grup

Direktur Utama PT Karya Pak Oles Tokcer, sebuah perusahaan Swasta Nasional berbasis obat-obatan tradisional merupakan terbesar di Bali, Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr menilai, etos kerja dalam Agama Hindu selain jujur, rendah hati yang lainnya adalah “jengah” yakni pantang menyerah.

“Berkali-kali dia gagal terus mengulanginya seperti kata pepatah,  Gurindam Dua Belas berkali-kali jatuh kembali berdiri, jangan mundur. Berkali-kali kita gagal, ulangi lagi dan cari akal, itu artinya konsep jengah, jengah itu adalah pantang menyerah,” kata Dr. Wididana, sosok pria enerjik yang akrab disapa Pak Oles.

Alumnus Program Pasca Sarjana (S-2) Faculty Agriculture University of The Ryukyus Okinawa, Jepang (1987-1990) dan alumnus program S-3 Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa, Denpasar mengatakan hal itu ketika membahas tentang Etos Kerja Dalam Agama Hindu yang disiarkan sebuah stasiun televisi swasta berjaringan nasional, baru-baru ini.

Ia menekankan, kalaupun ada hal-hal yang sudah dilakukan mengalami kegagalan, kerugian, atau kekalahan akibat ditipu,  perceraian dan lain sebagainya. Tapi dari dalam hati tetap muncul rasa jengah untuk memulainya lagi demi melanjutkan dan terus berusaha sampai berhasil.

“Hal itu disebut dengan jengah, jengah itu ada dua jenis, yakni jengah yang positif untuk terus bangkit dan melawan dengan kesadaran penuh melalui logika dan pertimbangan yang matang,” tutur Pak Oles.

Upaya yang dilakukan dengan terus belajar dan berusaha, menjadi sukses dan mencapai suatu keberhasilan, berkat pantang menyerah, terus berusaha sampai akhirnya finish dengan baik dan meraih kesuksesan, berkat kerja keras dan rasa jengah.

Tanpa rasa jengah, seseorang jika mengalami kegagalan atau tidak berhasil atau kekalahan, kejatuhan dia akan terpuruk dengan pikiran masa lalu, dalam bahasa kekinian “Move On” bergerak ke masa depan dengan meninggalkan masa lalu, berpijak pada masa sekarang untuk menuju ke masa depan yang lebih baik.

“Hal ini disebut dengan jengah, jengah itu sangat penting, harus dilatih dari muda, bahwa anda atau anak-anak atau kita sekalian  harus memiliki sikap mental atau Etos Kerja Jengah, jengah mewujudkan cita-cita untuk berhasil dan menang mencapai tujuan  dengan baik,” kata Pak Oles yang juga Instruktur Yoga Internasional dan menciptakan Yoga Keseimbangan dan Keberanian (Semberani).linktr.ee/pakolescom

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini