EM4-Minyak Bokashi Merek Produk Dipercaya Konsumen

0
109
Karyawan PT Bank Sulawesi Utara, Gorontalo dan Manado (SulutGo) menunjukkan bingkisan produk Minyak Oles Bokashi dan Bokashi dan produk EM4.

Pupuk hayati Effective Microorganisms 4 (EM4) pertanian, EM4 peternakan, EM4 perikan, EM4 limbah, produksi PT Songgolangit Persada (SLP) adalah agen tunggal yang memproduksi dan memasarkan pupuk organik ke seluruh daerah di Indonesai yang mendapat lisensi dari EMRO Jepang.

Minyak Oles Bokashi, kaya manfaat berkat mengandung beragam ekstrak tanaman yang berkhasiat obat warisan Nusantara yang diproses dengan teknologi EM dari Jepang mempunyai keunggulan anti bakteri, anti virus dan anti jamur yang telah menjadi obat keluarga masyarakat Indonesia, sebab apapun keluhannya sakitnya, solusinya adalah Minyak Bokashi yang kini telah mendunia.

“Dua produk unggulan terbaik itu adalah contoh merek yang sudah selama 27 tahun lebih dipercaya dan dibuktikan kualitasnya oleh masyarakat Indonesia dan berbagai negara lainnya di belahan dunia,” kata Direktur Utama PT Karya Pak Oles Grup, Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr yang menaungi dua perusahaan besar yakni PT Karya Pak Oles Tokcer dan PT Songgolangit Persada (SLP).

Alumnus Program Pasca Sarjana (S-2) Faculty Agriculture University of The Ryukyus Okinawa, Jepang (1987-1990) baru saja datang dari menghadiri Pertemuan Negara Kerjasama Asia Pacific Natural Agriculture Network (APNAN) ke-8 di Bangkok, Thailand melibatkan 46 peserta utusan 14 negara, berlangsung selama empat hari, 25-28 Maret 2024.

Effective Microorganisms adalah teknologi yang mudah, murah, hemat energi, ramah lingkungan dan berkelanjutan, hasil temuan Prof. Dr. Teruo Higa, guru besar University of The Ryukyus Okinawa, Jepang yang kini menjadi kunci sukses untuk mengembangkan pertanian organik berbasis EM yang sudah diterapkan lebih dari 130 negara di belahan dunia.

Penerapan Teknologi EM dalam bidang pertanian mampu menyuburkan tanah dengan mikroorganisme yang menguntungkan, sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan, tanah, air dan udara. Mikroorganisme menguntungkan bekerja dalam tanah dengan cara memfermentasi bahan organik untuk menghasilkan asam organik, hormon tanaman, vitamin dan antioksidan.

Produk fermentasi itu sangat bermanfaat untuk menyuburkan tanah dan menumbuhkan tanaman dengan cara melarutkan nutrisi yang susah larut, misalnya batu fosfat, memecah logam berat yang mencegah terserapnya oleh akar tanaman.

Dr. Wididana menegaskan, merek bukan sekedar nama, kata, atau logo, tapi menyangkut kualitas, garansi produk. Sebelum merek dikenal, ada sejarah panjang yang mencatat bahwa merek tersebut berkualitas, dipercaya pelanggan, berkat sesuai atau melebihi harapan pelanggan dan konsumen.

Karena dipercaya merek menjadi terkenal, selanjutnya dengan bantuan informasi, iklan dan viral di media sosial, merek menjadi semakin terkenal. Tidak ada suatu merek yang ujug-ujug menjadi terkenal, kecuali karena merek yang buruk dan mengecewakan konsumen.

Untuk menghasilkan produk berkualitas yang membuat konsumen suka dan bercerita diperlukan kerja keras dan kerja cerdas. Merek itu bukan sekedar nama, tapi sebuah janji produk yang dibuktikan kualitasnya.

Masyarakat Bali Militan

Dr. Wididana, pria kelahiran Desa Bengkel, Busungbiu, daerah pesisir utara, yang merupakan salah seorang putra terbaik Bali, menegaskan, penduduk Pulau Bali yang berjumlah 3-4 juta jiwa umumnya sangat militan atau agresip terhadap produk-produk Ramuan Pak Oles maupun pupuk organik yang berbasis EM.

Pupuk organik padat Bokashi Kotaku, Tanah Subur Pak Oles maupun EM4 untuk menyuburkan tanah dan tanaman, guna menghasilkan bahan pangan yang aman untuk kesehatan dan produk yang melimpah memenuhi kebutuhan penduduk yang semakin bertambah.

Masyrakat Bali dan hampir sebagian besar provinsi di Indonesia tetap solid dan bersemangat mengembangkan pertanian organik berbasis teknologi EM maupun memanfaatkan pupuk organik Bokashi Kotaku yang terbukti ampuh meningkatkan kesuburan tanah dan tanaman sehingga mampu meningkatkan produksi yang melimpah.

“Bali yang memiliki kekuatan seperti itu, dari sinilah pula kita harus belajar utuk terus memelihara dan mengembangkan kekuatan itu menjadi kekuatan yang ampuh dalam memajukan usaha bisnis yang kita geluti,” harap Pak Oles.

Dr. Wididana yang akrab disapa Pak Oles setelah menyelesaikan pendidikan Program pascasarjana (S-2) di Jepang, tahun 1990 mengadopsi teknologi Effective Microorganisms (EM) dan segera mendirikan pabrik pupuk organik pertama di Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat.

Sejak Indonesia mengadopsi teknologi yang mudah, murah, hemat energi, ramah lingkungan dan berkelanjutan itu mulai membentuk wadah dengan mendirikan PT. Songgolangit Persada (SLP) yang mengelola pabrik EM, mengurus izin, melakukan penelitian, pendidikan dan latihan kepada para petani dan masyarakat umum tentang pertanian organik.

Pabrik EM yang awalnya hanya satu unit di Bojong Gede, Jawa Barat dalam perkembangnnya hingga kini bertambah menjadi empat unit pabrik yang terdiri atas dua unit di Pulau Jawa dan dua unit tersebar di Desa Bengkel, Busungbiu, Kabupaten Buleleng dan Desa Bantas, Kabupaten Tabanan.

Dari empat lokasi pabrik EM tersebut tiga diantaranya sudah melakukan perluasan untuk meningkatkan kapasitas produksi. Sedangkan pabrik EM pertama yang dibangun di Bojong Gede, Jawa Barat kini perkembangan masyarakat sekitarnya sangat pesat sehingga tidak memungkinkan untuk mendapatkan lahan untuk melakukan perluasan pabrik. Kondisi itu disiasati dengan membangun pabrik EM baru atau pabrik EM yang ke-4 di kawasan Industri Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat yang secara resmi telah beroperasi sejak awal Agustus 2022.

Demikian pula perluasan pabrik EM di Desa Bengkel, Busungbiu, Buleleng dan Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan untuk meningkatkan kapasitas produksi, mengantisipasi permintaan pupuk organik di Indonesia semakin mantap.

Pemasaran EM4 produksi dari ke empat unit pabrik itu mengunakan jaringan distribusi toko-toko pertanian, peternakan, perikanan dan poultry shop yang selanjutnya menjual dan mendistribusikan kepada masyarakat, petani, nelayan dan peternak di seluruh wilayah Indonesia.

Masyarakat luas di Indonesia diharapkan dapat menggunakan EM dalam aktivitas keseharian untuk bidang pertanian, perikanan, peternakan dan mengatasi limbah, karena EM harganya sangat murah dan mendukung kelestarian lingkungan.

Pihak perusahaan mempunyai filosofi untuk sedapat mungkin membantu petani, peternak, perikanan dan masyarakat luas untuk mengusahakan, mengembangkan dan budidaya dengan biaya semurah mungkin.https://linktr.ee/em4

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini