Pak Oles: Perkataan Adalah Jendela Hati

0
74
Gede Ngurah Wididana (kanan) saat memberikan siraman rohani kepada karyawan saat tirta yatra di Pura Puncak Penulisan, Kintamani, Bangli.

Direktur Utama PT Karya Pak Oles Grup, Dr, Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr mengungkapkan, perkataan dari seseorang merupakan cermin yang terdapat di dalam hatinya, karena perkataannya itu adalah jenjela hati.

“Apa yang diucapkan itulah yang ada di dalam hati sanubari, di dalam hatinya itu  tersembunyi rahasia. Jadi rahasia di dalam hatinya itu  disebut jnana atau ilmu pengetahaun sangat rahasia  ada di dalam hati,” kata Dr. Wididana yang akrab disapa Pak Oles di Pura Pucak Penulisan Kintamani, Kabupaten Bangli.

Ia mengungkapkan hal itu ketika memberikan dharma wecana (siraman rohani) kepada ratusan karyawan dari semua unit usaha bisnis yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Bali seusai melakukan persembahyangan bersama terkait Tirta Yatra ke sejumlah tempat suci di Kabupaten Bangli.

Oleh sebab itu hati kita harus dibersihkan setiap saat dengan ongkara, meditasi, tirta yatra serta perbuatan-perbuatan dan ucapan yang bagus.

“Ini  harus terus kita lakukan setiap hari  jangan sampai  dalam aplikasi apa yang kita bicarakan ini ada karyawan yang mabuk-mabuk di kantor sehingga terpaksa dikeluarkan, atau mereka yang banyak omong di kantor,” ujar Pak Oles yang juga instruktur Yoga internasional.

Ia menekankan, ucapan itu sangat penting, menyusul perbuatan dan dibelakangnya adalah pikiran dan pembersihan pikiran. Membersihkan pikiran itu sangat penting dilakukan setiap hari, ibarat kita mandi yang disebut dengan samadu, salah satu teknik membersihkan pikiran, antara lain melalui tirta yatra.

Tirta yatra atau perjalanan suci itu yakni berjalan mencari air kehidupan di pura, mendekatkan tubuh ke tempat suci agar ada vibrsi atau getaran-getaran yang baik, sehingga pikiran, perkataan dan perbuatan menjadi lebih baik.

Semua itu harus dilakukan secara bertahap melalui latihan-latihan  dari hal-hal yang kecil seperti donor daerah, membantu setetes darah kepada sesama yang membutuhkan, memberikan bantuan kepada korban bencana alam, erupsi, banjir, gempa bumi dan sebagainya, ujar Pak Oles. linktr.ee/pakolescom

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini