10 Cara Mengonsumsi Madu Paling Baik Bagi Kesehatan, Jangan Sampai Salah

0
68
Direktur Utama PT Karya Pak Oles Grup, Gede Ngurah Wididana (kanan) bersama Kadek Brahma Shiro Wididana sedang mengkonsumsi madu dalam menjaga kesehatan.

Siapa sih yang tak kenal dengan madu? Madu menjadi salah satu alternatif pemanis alami yang lebih sehat, utamanya bagi penderita diabetes dikarenakan memiliki indeks glikemik yang rendah. Cara mengonsumsi madu yang benar sangat penting diketahui untuk menjaga khasiatnya. Madu alami telah dibekali berbagai kandungan yang bermanfaat untuk tubuh.

Madu memiliki kandungan gizi, diantaranya karbohidrat, protein, asam amino, vitamin, dan mineral. Madu juga kaya akan antioksidan yang berasal dari asam organik dan senyawa fenolik seperti flavonoid. Apabila mengonsumsi antioksidan dalam jumlah tinggi serta dikaitkan dengan sistem imunitas tubuh yang lebih baik maka akan berdampak pada penurunan risiko serangan jantung, stroke, kanker, serta penyakit kronis lainnya.

Namun, meskipun punya kandungan yang baik untuk tubuh tapi madu tetap termasuk pemanis tambahan. Penting  mengonsumsi madu yang baik agar tidak menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan. Sama seperti gula, asupan madu harian harus diperhatikan. Jangan sampai konsumsi madu harian terlalu berlebihan.

Sebelum mengonsumsi madu  juga harus memahami kondisi kesehatan tubuh . Masing-masing madu memiliki khasiat tersendiri bagi kesehatan, harus menyesuaikan konsumsi madu ini dengan manfaat yang mungkin bisa  dapatkan.

Merangkum dari berbagai sumber, berikut 10 cara mengonsumsi madu yang paling baik bagi kesehatan tubuh.

  1. Atur batasan konsumsi madu harian: Tips pertama saat mengonsumsi madu yakni harus mengatur batasan madu harian. Walaupun madu asli mengandung beberapa komponen yang bagus dan baik bagi kesehatan tubuh, perlu diperhatikan pula asupan yang perlu dikonsumsi setiap harinya. Bagaimana pun madu merupakan pemanis yang apabila dikonsumsi secara berlebihan maka akan memiliki dampak yang buruk bagi kesehatan. Satu sendok makan madu mengandung sekitar 64 kalori dan 17 gram gula. Batas konsumsi pemanis harian sebaiknya di bawah 100 kalori per hari. Faktor lainnya yang dapat memengaruhi kebutuhan seseorang dalam mengonsumsi madu yaitu latihan fisik yang dilakukan, metabolisme tubuh, dan memiliki penyakit tertentu yang memang direkomendasikan mengonsumsi madu untuk menjadi pengobatan alami.
  2. Pahami jenis-jenis madu: Ada berbagai jenis madu yang bisa dipilih. Biasanya jenis madu ini tergantung dari sumber madu. Jenis utama madu terdiri dari madu organik, light, madu mentah dan madu filtered. Selain itu, warna, rasa, dan kandungan nutrisi yang terdapat dalam madu juga tergantung pada nektar yang digunakan oleh lebah. Sebaiknya memilih madu yang sesuai dengan selera dan bagaimana akan mengonsumsi madu tersebut.

Contohnya, apabila  memiliki hobi memasak, bisa menggunakan jenis madu manuka yang memiliki rasa kuat sehingga cocok untuk dijadikan sebagai bahan tambahan dalam memasak seperti baking.

  1. Baca komposisi madu: Sebelum menerapkan cara minum madu yang baik dan benar, lakukan riset terlebih dulu terkait kandungan yang baik untuk dikonsumsi setiap harinya. Jangan malas untuk membaca komposisi dan kandungan dalam madu yang akan dibeli. Beberapa madu memiliki bahan tambahan seperti sirup atau gula.

Terdapat beberapa jenis madu palsu yang saat ini marak beredar di pasaran. Untuk itu, harus lebih waspada dan teliti saat membeli madu yang ingin dikonsumsi. Karena itu, penting untuk melakukan riset terlebih dulu sebelum memilih madu yang hendak dikonsumsi.

  1. Pahami tekstur madua: Kualitas madu bisa dilihat dari teksturnya. Pada umumnya, madu produk madu yang baik memiliki tekstur yang tebal. Saat diaduk madu bergerak sangat lambat. Madu yang bagus sebaiknya tidak bertekstur cair seperti sirup. Perlu untuk diketahui, menentukan produk madu bagus atau tidak untuk kesehatan. Bisa mencoba madu produk lokal yang memang terkenal dan sudah dapat dibuktikan khasiat dan kualitasnya.
  2. Hindari memberikan madu pada anak di bawah 1 tahun: Sangat tidak disarankan memberikan madu pada bayi di bawah 12 bulan. Madu mengandung bakteri Clostridium Botulinum. Pada bayi di bawah 1 tahun, daya tahan tubuh dan sistem pencernaannya belum kuat melawan bakteri tersebut. Bakteri madu ini bisa menyebabkan keracunan serius pada bayi yang disebut botulisme. Toksin botulinum dapat menyebabkan kelemahan pada sistem otot dan saraf pada bayi sehingga dapat berisiko kematian.
  3. Pahami khasiat madu untuk tubuh: Madu punya berbagai kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh. Salah satunya yakni mengandung antioksidan dan antibakteri yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh. Seorang ahli gizi dari Delhi, India, memaparkan bahwasanya mengonsumsi madu di pagi hari dapat memberikan stamina dalam tubuh agar dapat melakukan aktifitas dengan baik.

Anda bisa menambahkan satu sendok madu dan perasan lemon ke dalam teh hangat di pagi hari.  Selain itu, penelitian yang dimuat tahun 2016 oleh National Journal of Physiology, Pharmacy and Pharmacology, memaparkan bahwa madu bisa menjadi terapi tambahan bagi penderita sakit tenggorokan.

Selain dapat membantu mengatasi sakit tenggorokan, madu juga dapat membantu tidur lebih nyenyak. Hal ini dikarenakan madu membantu melepaskan hormon serotonin dan dapat mengubahnya menjadi melatonin yang dapat meningkatkan kualitas tidur Anda.

  1. Kenali waktu terbaik untuk minum madu: Sebenarnya tidak ada waktu khusus yang dapat direkomendasikan dalam mengonsumsi madu setiap harinya. Akan tetapi, waktu terbaik untuk minum madu adalah saat perut kosong di pagi hari dan jelang tidur di malam hari. Konsumsi madu pada jam-jam ini bisa membantu menjaga sistem pencernaan.

Namun, apabila sedang mengalami sakit tenggorokan, dapat mengonsumsi madu secara langsung. Jika ingin mendapatkan kualitas tidur yang baik, bisa mengonsumsi madu sebelum tidur.

  1. Cara penyajian madu yang paling baik: Madu bisa dikonsumsi tanpa campuran apapun, juga bisa menambahkan madu untuk topping buah, roti maupun minuman. Namun demikian, perlu diketahui bahwa penggunaan madu ini suhunya harus dijaga. Pastikan suhunya tetap suhu ruang untuk khasiat yang lebih optimal.
  2. Pilih madu yang terbaik: Penting untuk memilih madu yang terbaik untuk tubuh. Mulailah mencermati berbagai produk yang bakal dipilih. Madu sangat mudah ditemukan di mana-mana. Namun harus waspada pada produk madu, karena beberapa madu telah dicampur bahan-bahan lain.
  3. Tips memilih madu yang baik: Memilih madu yang baik sangat penting buat mengoptimalkan khasiatnya. Wajib mempelajari ciri-ciri madu alami yang baik untuk tubuh. Salah satu yang paling penting yakni memahami tekstur madu. Dari bau juga dapat dibedakan madu alami dan yang sudah diolah. Juga harus memilih madu yang tidak ada endapan di dalamnya. Endapan dalam madu bisa mengindikasikan proses pengelolaan yang kurang baik.

Tidak perlu khawatir karena saat ini bisa mendapatkan madu alami dengan mudah. Banyak toko online yang menjual madu alami tapi  tetap harus waspada dengan keaslian madu tersebut. Madu Geruh Bokashi, salah satu dari lima jenis madu produksi Industri Obat Tradisional (IOT) PT. Karya Pak Oles Tokcer, bisa menjadi pilihan untuk dikonsumsi karena telah memiliki ijin edar resmi dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Mengkonsumsi Madu Geruh Bokashi selain meningkatkan imun tubuh juga menambah nafsu makan sehingga energi dalam tubuh tetap seimbang dan kesehatan dapat terpelihara dengan baik. linktr.ee/pakolescom

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini