Staf Ahli: Pertanian Organik Jaga Keseimbangan Alam

0
54
Staf Ahli PT. Songgolangit Persada Ir. I Gusti Ketut Riksa dalam sebuah aktivitas.

Cikal bakal pertanian organik berarti menjaga keselamatan dunia yang dikenal dengan istilah “Kyusei Nature Farming” yakni cara-cara bertani yang tidak merusak keseimbangan alam dan menghasilkan produk bahan pangan ramah lingkungan untuk dikonsumsi.

“Mokichi Okada di Jepang sejak tahun 1930 meragukan penerapan teknologi kimia dalam dunia pertanian. Ia, meramalkan teknologi kimia sektor pertanian merusak keseimbangan alam dan mengganggu kesehatan manusia dan hewan,” kata Staf Ahli PT Songgolangit Persada, Ir. I Gusti Ketut Riksa yang juga instruktur Effective Microorganisms (EM4) IPSA Bali.

Ia juga memprediksi teknologi kimia bakal menimbulkan bencana besar bagi seluruh umat manusia, terutama berupa penyakit dan kekurangan pangan. Seiring dengan apa yang ditengarai Mokichi Okada mulai adanya penolakan terhadap teknologi kimia.

Sebab teknologi tersebut dapat memicu munculnya penyakit-penyakit yang dapat menjadi ganas dan kebal terhadap pestisida. Penyakit Hewan bisa menular ke manusia, penyakit tanaman juga menular ke hewan dan manusia.

Dengan teknologi kimia kesuburan lahan pertanian akan terus menurun dan berdampak pada berkurangnya produktivitas. Untuk itu Mokichi Okada dalam mengembangkan pembangunan pertanian memiliki lima prinsip utama yakni menghasilkan pangan yang berkualitas untuk kesehatan, menguntungkan secara material maupun spiritual.

Menghasilkan produk pertanian yang kontinyu yang mudah dilakukan oleh setiap orang, menjaga kelestarian alam dan pangan yang dihasilkan mampu memenuhi kebutuhan pangan dunia yang populasi penduduknya semakin meningkat.

Gusti Ketut Riksa menambahkan, mengembangkan pertanian organik untuk mendapatkan manfaat kesehatan lahir batin, lingkungan yang bersih dan lestari, serta ekonomi yang tumbuh. Dengan bertani organik, penggunaan pestisida kimia dan pupuk kimia menjadi berkurang, bahkan sampai tidak menggunakan sama sekali.

Pertanian organik memberikan dampak kesehatan kepada petani dan konsumennya untuk  menjadi sehat sehingga hidupnya bebas dari polusi zat-zat residu kimia. Makanan yang dikonsumsi, air yang diminum, udara yang dihirup dalam kondisi sehat, sehingga petani, konsumen dan masyarakat mendapatkan kesehatan yang baik.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini