PT. SLP Sosialisasi Pelatihan Buat Bokashi Padat dan Cair

0
29
Sosialisasi Pelatihan membuat pupuk organik bokashi padat dan cair di Sumitani Durian Farm, Rumpin Bogor, Jawa Barat.

PT. Songgolangit Persada (SLP) melakukan sosialisasi pelatihan pembuatan pupuk organik bokashi padat dan cair dengan teknologi Effective Microorganisms 4 (EM4) di Sumitani Durian Farm, Rumpin Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan tersebut untuk memperkenalkan teknologi yang mudah, murah, hemat energi, ramah lingkungan dan berkelanjutan, sekaligus memberi pelatihan pembuatan pupuk organik bokashi padat dan cair kepada pekerja di Sumitani Durian Farm tersebut.

Kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk organik (Bokashi) dan POC dilakukan sehari penuh dengan cara mendemonstrasikan cara pembuatan pupuk bokashi dan pupuk organik cair (POC) Bokashi.

Bahan-bahan yang dimanfaatkan antara lain EM4 pertanian, molase, sekam bakar, sekam mentah serta kohe kambing. Pelatihan berlangsung di Mes Sumitani Durian Farm yang melibatkan kepala kebun dan sejumlah pekerja di Sumitani Durian Farm, Rumpin Bogor.

Dedi Iskandar Putra (44) selaku Kepala Kebun Sumitani Durian Farm mengungkapkan pelatihan tersebut sangat bermanfaat bagi pekerja di farm ini, dapat belajar membuat bokashi padat dan cair secara tepat.

“Dengan adanya pelatihan ini, kita di sini jadi tahu bahan apa saja yang digunakan, pengaplikasiannya, dosis penyemprotan, kocor dan interval waktu pengaplikasian, termasuk mengetahui kadar air dengan cara mengepalkan bahan sebelum difermentasi,”terang Dedi

Sumitani Durian Farm memiliki lahan seluas 15 hektar, terdapat 1.200 pohon Durian dari berbagai jenis, antara lain Musang king, Duri hitam (ochee), Bawor, Pelangi, D24, Durian Tong Medaye. Bokashi dalam waktu dekat akan digunakan sebagai pupuk organik di Kebun durian di Sumitani Durian Farm.

”Bokashi diperlukan sebagai penyedia hara dan unsur lain yang penting bagi tanaman, mengingat lahan ini sebelumnya merupakan milik warga yang selalu ditanami singkong, kita gunakan Bokashi untuk mengembalikan kesuburan tanah,”ujar Dedi. https://linktr.ee/em4indonesia #EM4

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini