Dharmayasa Beri Materi EM4 Kepada Pelatihan Pertanian Terpadu

0
11
Wayan Dharmayasa, dari Fungsional Perikanan Tangkap pada Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng memberikan materi tentang EM4 kepada peserta pelatihan di IPSA.

Fungsional Perikanan Tangkap pada Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng, Wayan Dharmayasa.A.MD memberikan materi tentang teknologi Effective Microorganisms (EM ) untuk sektor perikanan kepada enam peserta pelatihan pertanian organik terpadu dengan teknologi EM pada hari kedua yang berlangsung di Institut Pengembangan Sumber Daya Alam (IPSA) Bali, Selasa (31/5).

EM4 perikanan dapat dimanfaatkan untuk pembukaan lahan baru, karena teknologi yang mudah, murah, hemat energi, ramah lingkungan dan berkelanjutan itu banyak memiliki manfaat dan keunggulan. EM4 perikanan juga dapat dicampurkan dengan pakan ikan sebelum diberikan kepada ikan piharaan.

EM4 perikanan dan tambak mempunyai manfaat untuk memfermentasi sisa pakan, kotoran, cengkang udang di dasar tambak, menguraikan gas-gas amoniak, metan dan hydrogen sulfida. Demikian pula meningkatkan oksigen terlarut (DO) dan air menjadi bersih sehingga tidak diperlukan penggantian air secara berulang-ulang.

Wayan Dharmayasa dihadapan peserta yang datang dari Jakarta itu juga mengungkapkan, EM4 perikanan, produksi PT Songgolangit Persada juga mampu meningkatkan daya tahan tubuh udang sehingga mengurangi pemakaian antibiotik. Selain itu meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi udang dan ikan, mengurangi pemakaian bahan kimia sehingga mampu mengurangi biaya produksi.

Ia menjelaskan cara pemakaian pada pengolahan tanah dasar tambak yakni setelah tanah dikeringkan dan dicangkul atau dibajak, rendam dengan air sedalam 20 cm, kemudian siram dengan EM4 sebanyak 6 liter per hektar. Biarkan selama 4-7 hari dan dikeringkan kembali selama 4 hari.

Kemudian tanah dikapur sebanyak 300 kg/hektar dan dipupuk dengan pupuk bokashi 1-5 ton setiap hektarnya. Diisi air dengan ketinggian 20 cm lalu siram dengan EM4 sebanyak 6 liter per hektar biarkan selama seminggu. Tambahkan air hingga mencapai ketinggian 60-80 cm lalu siramkan EM4 sebanyak 6-8 liter/ha biarkan selama seminggu hingga menjelang benur ditebar.

Pada masa pemeliharaan, setelah benih berumur 1 bulan, kembali disirimkan EM4 sebanyak 1-3 ppm/minggu/ha atau pada saat penggantian air sesuai dengan kondisi air. linktr.ee/pakolescom #EM4.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini