Tanaman Sayuran Tumbuh Subur Berkat Kompos Fermentasi EM

0
55
Tanaman terong tumbuh subur di kebun percontohan Pengelolaan Sampah Organik Catur Kwero Sedana Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung yang dibudidayakan menggunakan fermentor EM4.

Berbagai jenis tanaman sayuran tumbuh subur di atas lahan seluas tiga are di Unit Usaha Pengelolaan Sampah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Catur Kwero Sedana Pecatu di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

Tanaman sayuran yang tertata rapi dikelompokkan sesuai jenisnya merupakan kebun percontohan dari unit pengelolaan sampah organik yang seluruhnya memiliki lahan seluas 80 are, yang dipupuk secara organik menggunakan pupuk kompos dari sampah organik yang difermentasi menggunakan produk EM4 (Effektive Microorganisms 4).

Direktur Utama BUMDes Catu Kwero Sedana, I Wayan Yudiasmara mengatakan, sejak tahun 2019 telah menggunakan EM4 produk dari PT Songgolangit Persada untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos yang hasilnya sangat baik untuk memupuk berbagai jenis tanaman.

Berbagai jenis tanaman sayuran antara lain cabai, terong, pare, selada, sayur hijau, tanaman jahe merah dan kunyit putih menghiasi lahan percontohan tersebut dan menjadi daya tarik bagi orang yang berkunjung ke pengolahan sampah yang telah mengantongi ijin Sertifikat Pendaftaran Pendirian Badan Hukum.

“Kebun percontohan itu merupakan hasil dari penerapan kompos organik Catu Kwero Sedana yang hasilnya sangat baik. Jadi kalau ada masyarakat yang berkunjung atau membeli kompos bisa melihat langsung hasil tanaman yang dipupuk secara organik dengan kompos yang difermentasi menggunakan EM4,” ujarnya.

Pengolahan sampah organik memberikan kontribusi nyata bagi warga Desa Pecatu karena mampu bekerjasama dengan para petani, para pemilik usaha hotel di Pecatu sehingga bisa bersinergi dalam hasil pengolahan pupuk organik. linktr.ee/pakolescom #songgolangitpersada #EM4.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini