Pupuk Bokashi Kotaku Berpatokan Permentan dan SOP

0
19
Pengiriman Pupuk Organik Bokashi Kotaku ke petani menggunakan mobil L300.

Pupuk Bokashi Kotaku adalah pupuk organik padat yang diproduksi menggunakan teknologi Effective Microorganisms (EM) oleh PT Songgolangit Persada yang satu-satunya di Indonesia mendapat lisensi EMRO Jepang.

“Pupuk Bokashi Kotaku produksi pabrik di Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan, proses produksinya berpatokan pada Peraturan Menteri Pertanian RI (Permentan) dan Standar Operating Procedure (SOP),” kata Supervisor pupuk Bokashi Kotaku dan Tanah Subur Pak Oles Pabrik Bantas, Kadek Wirawan.

Sosok pria kelahiran Banyuatis, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, 21 Pebruari 1976 atau 46 tahun yang silam itu menjelaskan, semua hal itu merupakan acuan dalam melakukan proses pekerjaan yang sudah buat oleh staf ahli, mulai dari proses kedatangan bahan baku, pencampuran bahan baku, fermentasi dengan em4 dan molase serta proses pengayakan, pengcrasheran (mesin) dan pengemasan barang jadi.

Pupuk ramah lingkungan dengan kandungan makro dan mikro yang lengkap, serta mengandung mikroba alami yang sangat bermanfaat untuk kesuburan tanah, cocok untuk semua jenis tanaman perkebunan, pertanian dan hortikultura.

Produksi pupuk organik tersebut menggunakan bahan baku dari limbah pertanian, kotoran sapi dan ternak ayam. Untuk bahan baku pabrik pupuk organik menjalin kerja sama dengan masyarakat dan pengepul yang mengumpulkan limbah peternakan dari berbagai desa di Kabupaten Tabanan, daerah gudang beras di Bali itu.

Keunggulan dan manfaat pupuk organik Bokashi Kotaku untuk meningkatkan keragaman populasi dan aktivitas mikroorganisme tanah yang menguntungkan, mengandung unsur hara makro dan mikro, menekan perkembangan pathogen dan meningkatkan kualitas tanah. Tanah yang berkualitas (sehat dan subur) akan menghasilkan tanaman yang berkualitas pula.

Penggunaan pupuk organik Bokashi Kotaku dalam jangka panjang juga akan mempermudah dalam pengolahan tanah dan mengurangi kepadatan tanah karena mikroorganisme di dalam tanah kembali hidup sehingga tanah menjadi gembur. Tanah yang gembur memudahkan air untuk meresap ke dalam tanah sehingga kebutuhan air dalam tanah akan terjaga.

Pada saat air melimpah pada musim hujan air akan lebih mudah terserap oleh tanah sehingga pada saat musim kemarau air di dalam tanah tetap tercukupi. Dengan demikian tanaman menjadi subur. EM4 dan Bokashi Kotaku Pelopor Pertanian Organik. #songgolangitpersada #EM4

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini