Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr Direktur Utama PT karya Pak Oles Grup.

Oleh: Dr. Wididana

Sewaktu saya menulis tulisan ini, tubuh saya sakit terpapar virus, lumayan 7 hari juga tubuh teler dan hidungnya meler. Panas tubuh meriang, nafsu makan turun dan tidur kurang nyenyak. Obat yang saya makan adalah makanan sehat, dan sempat minum tiga butir parasetamol (obat penurun panas), serta diinfus untuk menambah cairan tubuh (di bawah pengawasan dokter).

Dokter menduga mungkin ada infeksi demam berdarah, sehingga perlu dicek trombositnya. Selama sakit, saya melakukan yoga ringan (yoga flow, yin yoga) satu kali sehari . Setelah dicek lab darah saya menunjukkan trombosit normal (artinya tidak demam berdarah), tapi ada infeksi ringan, yang memberikan gejala demam ringan.

Hati saya jadi lebih tenang, tinggal bagaimana meningkatkan api di dalam tubuh saya, untuk mengusir/ membakar virus/ patogen yang masih ingin berbiak di dalam tubuh saya. Saya teringat untuk mempraktikkan kundalini yoga secara berturut turut, selama 60 menit setiap hari. Hasilnya, badan saya kembali sehat. Astungkare.

Kunda artinya panas atau tungku pemanasan di dalam tubuh. Kundalini berarti jalur energi yang hidup di dalam tubuh, melalui jalur utama tulang belakang. Kundalini dilatih melalui pernafasan cepat yang difokuskan pada membuang nafas (kapalbathi pranayama), membuang dan menarik nafas cepat (bastrika pranayama), bernafas hanya dengan lubang hidung kanan (surya vrti), hanya dengan lubang hidung kiri (chandra vrti), dan pernafasan tenang dan seimbang dengan dua lubang hidung (sama vrti).

Gerakan tubuh juga dilakukan dengan meliuk-liukkan tulang belakang ke depan- ke belakang (seperti kucing), berputar (seperti penggiling tahu), ke samping kiri- kanan (seperti pohon tertiup angin). Setiap gerakan nafas dan gerakan tubuh dilakukan dengan penuh kesadaran, dengan niat menghidupkan api di dalam tubuh.

Saya sudah membaca puluhan buku tentang kundalini, melakukan praktik, berlatih dari guru kundalini dan mengikuti kursus kundalini. Suatu pencerahan seketika, yang dikenal “satori”, dalam zen Budha, bahwa saya memahami kundalini sebagai teknik meningkatkan api di dalam tubuh, melalui praktik langsung, pengalaman langsung, karena tubuh saya yang terinfeksi virus membandel, yang berhasil saya usir dengan kundalini.

Ada banyak teknik dan cara praktik menghidupkan api kundalini di dalam tubuh sesuai pengalaman dan tradisi, yang membutuhkan waktu dan kesempatan khusus untuk menjelaskan dan diskusi. Intinya adalah, jika anda ingin terus menjaga tubuh anda agar sehat, teruslah jaga hidupnya api di dalam tubuh anda, salah satunya adalah dengan praktik kundalini.linktr.ee/pakolescom

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini