
Tanaman Mahkota Dewa yang dikenal dengan nama latin Phaleria macrocarpa merupakan salah satu tanaman herbal yang telah lama dimanfaatkan masyarakat Indonesia. Tanaman berkayu ini memiliki ciri khas buah berbentuk bulat yang berwarna merah saat matang, mirip dengan tanaman belimbing atau jambu biji.
Bagian yang dimanfaatkan dari tanaman ini adalah daging buahnya, sementara bijinya tidak digunakan karena bersifat keras dan beracun. Daging buah Mahkota Dewa memiliki rasa sepat dan akan berubah menjadi cokelat setelah melalui proses pengeringan. Dalam bentuk kering, buah ini umum diolah menjadi teh herbal dengan cara diseduh menggunakan air panas.
Secara tradisional, Mahkota Dewa dipercaya memiliki berbagai khasiat untuk kesehatan. Beberapa di antaranya adalah membantu meredakan flu dan batuk, menurunkan kadar kolesterol, mengatasi sakit kepala dan migrain, serta mengurangi pegal linu dan nyeri sendi. Selain itu, tanaman ini juga dikenal memiliki potensi dalam membantu mengatasi eksim, gatal-gatal, hingga penyakit kronis seperti diabetes melitus.
Kandungan antioksidan yang terdapat dalam buah dan kulit Mahkota Dewa dinilai berperan penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Tidak hanya itu, senyawa aktifnya juga disebut mampu membantu menghambat pertumbuhan sel tumor dan kanker, mengatasi rematik serta asam urat, hingga meredakan pembengkakan dan peradangan.
Direktur Utama PT Karya Pak Oles Tokcer, Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr mengungkapkan bahwa kandungan antioksidan dalam Mahkota Dewa memiliki manfaat besar bagi kesehatan tubuh. “Antioksidan dalam buah ini membantu meningkatkan sistem imun, meredakan peradangan, serta membantu proses detoksifikasi dalam tubuh,” ujarnya.
Melihat potensi tersebut, pihaknya mengembangkan produk teh herbal dengan merek Teh Bokashi. Produk ini merupakan perpaduan antara ekstrak buah Mahkota Dewa dan daun teh (Camellia sinensis), sehingga menghasilkan cita rasa yang lebih nikmat sekaligus tetap memberikan manfaat kesehatan.
Menurut Wididana yang akrab disapa Pak Oles, penambahan daun teh bertujuan untuk meningkatkan rasa, sementara Mahkota Dewa menjadi komponen utama yang berfungsi membantu menjaga kesehatan persendian serta meredakan pegal linu. “Teh Mahkota Dewa menjadi salah satu produk unggulan herbal kami dengan merek, Teh Bokashi,” tambahnya.
Kini masyarakat tidak perlu lagi repot mengolah sendiri buah Mahkota Dewa. Industri Obat Tradisional (IOT) PT Karya Pak Oles Tokcer telah menghadirkan Teh Bokashi Mahkota Dewa dalam kemasan praktis siap seduh, sehingga lebih mudah dikonsumsi sehari-hari.
Cara Konsumsi Teh Bokashi Mahkota Dewa Untuk mendapatkan manfaat optimal, teh ini dapat disajikan dengan cara:
Seduh 1 kantong teh dengan 250 ml air panas
Diamkan selama kurang lebih 10 menit
Minum selagi hangat
Dosis Anjuran:
Dewasa: 2 kali sehari (pagi dan sore), masing-masing 1 kantong
Selain itu, produk Teh Bokashi juga dipasarkan secara luas melalui PT Naturopati dan dapat dibeli secara online melalui situs resmi bokashitherapy.com, sehingga memudahkan masyarakat dalam melakukan pemesanan, termasuk pembelian ulang. https://bokashitherapy.com?ref=paknadine
