
Belasan skipper atau pemandu arung jeram di objek wisata Arung Jeram Sungai Serayu, Desa Radengan, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, menerima produk kesehatan herbal Minyak Oles Bokashi dari rombongan PT Songgolangit Persada (SLP). Pembagian produk tersebut dilakukan usai kegiatan uji adrenalin menyusuri aliran Sungai Serayu yang dikenal memiliki jeram menantang namun relatif aman bagi wisatawan.
Rombongan PT SLP, perusahaan nasional yang memproduksi dan memasarkan pupuk hayati berbasis Effective Microorganisms 4 (EM4) untuk sektor pertanian, peternakan, perikanan, serta pengolahan limbah, tampak menikmati kegiatan arung jeram tersebut. Rafting sejauh kurang lebih 14 kilometer dengan jeram berkelas III–IV ditempuh selama sekitar dua jam. Meski sempat terlihat tegang saat perahu karet menerjang jeram dan bebatuan, suasana tetap berlangsung penuh keceriaan, ditunjang panorama alam pertanian di sepanjang bantaran Sungai Serayu.
Usai kegiatan rafting dan kembali ke titik kumpul, para skipper menerima cinderamata berupa Minyak Oles Bokashi, produk unggulan dari PT Karya Pak Oles Tokcer, sebuah industri obat tradisional yang telah dirintis sejak tahun 1997.
Minyak Oles Bokashi dikenal efektif membantu mengatasi masuk angin, perut kembung, mual, serta pegal linu. Khasiat tersebut berasal dari kandungan rempah herbal alami seperti jahe, kunyit, cengkeh, dan minyak kelapa. Efek hangatnya memberikan rasa nyaman, sementara aroma herbalnya membantu meredakan gejala flu dan mabuk perjalanan.
Minyak herbal asli Bali ini juga memiliki beragam manfaat lain, di antaranya membantu meringankan pegal linu, meredakan bisul, gatal, serta bengkak akibat gigitan serangga. Tak hanya itu, Minyak Oles Bokashi kerap dimanfaatkan sebagai campuran mandi rempah untuk membantu mengurangi bau tidak sedap. Khasiatnya telah dikenal luas dan dimanfaatkan masyarakat, mulai dari pasar lokal Bali hingga nasional dan mancanegara.
Minyak Bokashi sendiri merupakan inovasi yang berakar dari Lengis Arak Nyuh, ramuan tradisional yang dikembangkan oleh Dadong Bandung, nenek dari Pak Oles, di Desa Bengkel sejak tahun 1900 hingga 1980. Melalui sentuhan teknologi EM, ramuan tradisional tersebut berhasil dikembangkan menjadi produk modern yang kini diterima luas oleh masyarakat.
Sebagai minyak serbaguna yang kerap dijuluki “obat keluarga”, popularitas Minyak Oles Bokashi terus meningkat seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi dan media sosial yang turut mempercepat penyebaran informasi mengenai manfaat serta cara penggunaannya di berbagai kalangan.
Salah satu pemandu arung jeram Sungai Serayu yang mengantar rombongan PT SLP menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas pemberian produk kesehatan tersebut. Menurutnya, Minyak Oles Bokashi merupakan produk yang sudah banyak dikenal dan dirasakan manfaatnya oleh konsumen, baik di Indonesia maupun di luar negeri.linktr.ee/pakolescom
