Lima mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) telah menyelesaikan program magang di Pak Oles Green School–PT Songgolangit Persada (SLP), perusahaan yang bergerak di bidang pertanian organik.

Perusahaan tersebut dikenal fokus pada produksi dan pemasaran pupuk hayati berbasis teknologi EM4 (Effective Microorganisms-4) untuk sektor pertanian, peternakan, perikanan, hingga pengolahan limbah, serta produksi pupuk organik padat bokashi dan produk minyak rajas untuk menjaga kesehatan ternak.

Adapun lima mahasiswa yang menyelesaikan program magang yakni Mandalika Indah Pramaningtias Wijaya, Ni Ketut Desi Fitriyanti, I Kadek Febriandika Narakusuma, Lidia Dendo Ngara, dan Marinto Rengge. Penarikan mahasiswa dilaksanakan di kantor pemasaran PT Songgolangit Persada, Jalan Letda Kajeng, Yangbatu, Denpasar, Rabu (4/2/2026). Mereka didampingi sejumlah dosen dan diterima langsung oleh Manajer Pak Oles Green School, Ir. Koenjoro Adijanto.

Program magang yang berlangsung dari Agustus hingga Oktober 2025 ini bertujuan memberikan pengalaman kerja nyata sekaligus memperkuat keterampilan profesional mahasiswa sebelum terjun ke dunia industri. Selama menjalani magang, para mahasiswa terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari pembuatan pupuk organik padat dan pupuk organik cair, hingga pengembangan serta perawatan tanaman.

Manajer Pak Oles Green School, Ir. Koenjoro Adijanto yang akrab disapa Yoyok, menyampaikan apresiasi atas kontribusi para mahasiswa. Ia menilai para peserta magang memiliki semangat belajar tinggi dan mampu bekerja sama dengan baik dalam tim.

“Kami sangat terbuka apabila para mahasiswa ingin terus menindaklanjuti informasi dan pengembangan diri di bidang pertanian organik,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan UPMI yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Drs. I Nengah Sukawidana, M.Si selaku Ketua BPM (Badan Penjamin Mutu), dosen pembimbing magang MBKM Dr. A.A. Istri Mirah Dharma Dewi, S.Si., M.Si, serta N. Putri Sumaryani, S.P., M.M.A. Pihak kampus berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut.

Mereka menegaskan, kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri sangat penting dalam menciptakan lulusan yang siap pakai, kompeten, serta mampu bersaing di dunia kerja, khususnya di sektor pertanian organik yang kini semakin berkembang.

Program magang ini juga menjadi wujud implementasi pembelajaran berbasis praktik yang mendukung kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri berkelanjutan.https://linktr.ee/em4

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini