Peternak ayam di Lampung merasakan manfaat menggunakan EM4 dimana kandang ayam menjadi tidak berbau dan peternak tidak lagi mendapat komplain dari warga sekitar.

Kejadian ayam-ayam yang mudah stres dan mati karena tingginya bau amonia di kandang, tak lagi dialami oleh Siswanto, peternak ayam dari Desa Karangrejo, Kota Metro, Provinsi Lampung, semenjak menggunakan produk Effective Microorganisms 4 (EM4) yang diproduksi oleh PT Songgolangit Persada (SLP).

Siswanto menuturkan telah menggeluti peternakan ayam probiotik sejak tahun 2015. Di awal beternak ayam, ia dihadapkan pada kondisi banyak ayam yang gampang stres dan berujung mati karena kerasnya bau amonia yang berasal dari kotoran ayam. “Selain itu, bau kotoran ayam yang menyengat juga dikeluhkan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Namun, sejak 2017 ia mencoba menggunakan produk EM4 untuk sanitasi pada setiap kandang ayam yang jumlah populasinya mencapai 1.000 ekor. Alhasil, setelah menggunakan EM4, bau kotoran pada kandang sudah jauh berkurang.

“Kami sudah merasakan manfaatnya, yang jelas kandang ayam sudah tidak berbau dan peternakan kami tidak lagi mendapat komplain dari masyarakat. Alhamdullilah hasilnya bagus,” ucap Siswanto bersemangat.

Yang terpenting, lanjut dia, pertumbuhan ayam menjadi maksimal dan panen dapat dilakukan saat ayam berumur 33 hari. “Saya sudah merasakan sendiri manfaat menggunakan EM4, kandang menjadi tidak bau dan tingkat kematian turun drastis. Jadi, saya rekomendasikan penggunaan EM4 dapat digunakan oleh peternak lainnya. Pilih yang sudah pasti,” kata Siswanto.

Terkait pilihannya beternak ayam probiotik atau ayam yang dipelihara secara organik karena jenis ayam ini banyak diminati di kota-kota besar. Selain itu menjadi kebutuhan masyarakat karena lebih baik dari sisi kesehatan dan tidak mengandung zat-zat kimia.

Saat ini, Siswanto juga tengah mempersiapkan untuk memenuhi sejumlah persyaratan agar dapat mengantongi sertifikat peternak organik. “Prosesnya tinggal sedikit lagi, beberapa bulan ke depan, kami pastikan sudah mengantongi sertifikat organik,” katanya optimistis.

EM4 Peternakan adalah produk untuk membantu meningkatkan produktivitas dan kesehatan hewan ternak. EM4 Peternakan mengandung mikroorganisme yang bermanfaat seperti bakteri asam laktat, ragi, dan mikroba pengurai.

Teknologi EM telah ditemukan pada tahun 1980 oleh Prof. Dr. Teruo Higa dari Universitas Ryukyus di Okinawa, Jepang. Teknologi EM saat ini sudah digunakan lebih dari 100 negara, termasuk Indonesia.

Direktur Utama PT Songgolangit Persada (SLP), Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr, yang juga alumnus Program Pascasarjana Faculty of Agriculture, University of the Ryukyus, Okinawa, Jepang ini menjadi satu-satunya pemegang lisensi dari Prof Higa untuk mengembangkan teknologi EM di Indonesia selama lebih dari 35 tahun.https://linktr.ee/em4

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini