Teknologi EM Untuk Pertanian Berkelanjutan

0
29
Koentjoro Adijanto menunjukkan produk EM4 dalam bidang pertanian.

Oleh: Ir. Koentjoro Adijanto *)

Effective Microorganisms (EM4) merupakan kultur campuran mikroorganisme yang menguntungkan yang berasal dari alam Indonesia. Larutan ini pertama kali ditemukan oleh Prof. Dr. Teruo Higa dari Universitas Ryukyus, Okinawa, Jepang di era tahun 1980-an.

Selanjutnya EM masuk ke Indonesia tahun 1990-an oleh Indonesia Kyusei Nature Farming Societies (IKNFS), (Wididana et Al., 1996) dan Tahun 1997 didirikan Institut Pengembangan Sumberdaya Alam (IPSA) di Desa Bengkel, Busungbiu, Buleleng oleh Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr.

Teknologi EM sangat berguna untuk meningkatkan kesuburan tanaman dengan menghasilkan senyawa bioaktif. Teknologi EM mengandung mikroorganisme asam laktat, actinomycetes, fotosintetik, ragi dan cendawan fermentasi.

Mikroorganisme fotosintetik dikenal sebagai mikroba abadi karena mampu bertahan hidup pada suhu ekstrem lebih dari 1000°C. Selain itu, mikroba ini dapat mensintesis zat-zat berbahaya seperti metan, amonia, hidrogen sulfida (H2S).

Bahkan makhluk kecil ini dapat mengurangi racun-racun kimia, logam berat, oksigen yang bebas di udara serta menetralisir limbah industri dan perlindungan radiasi nuklir. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim dari Institute of Radiobiology of the National Academy of Science of Belarus, Republik Belarus membuktikan bahwa EM mempercepat peluruhan zat radioaktif Cesium (137 Cs) dalam tanah (Nikitin, dkk., 2019)

Selain untuk pertanian EM4 kini tersedia untuk EM4 peternakan, EM4 perikanan dan EM4 pengolahan limbah dan toilet. EM4 Pelopor Pertanian Organik yang Aman dan Ramah Lingkungan.

*) Manajer Pak Oles Green School . linktr.ee/pakolescom  #EM4 #songgolangitpersada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini