Suasana pelatihan pembuatan pakan ternak dengan metode fermentasi.

Muhammad Budi Nur Rahman, dosen Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), melaksanakan program pengabdian masyarakat di Desa Darmayasa, Pejawaran, Banjarnegara, Jawa Tengah. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pemanfaatan limbah pertanian menjadi Hijauan Pakan Ternak (HPT) dengan menggunakan metode fermentasi.

Proses pelaksanaan program pengabdian masyarakat dilakukan melalui beberapa tahap. Tahap pertama adalah observasi potensi yang dimiliki oleh mitra kerja. Kemudian dilakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang program pelatihan dan workshop pengolahan pakan ternak dengan metode fermentasi. Selanjutnya, dilakukan persiapan alat dan bahan yang diperlukan, termasuk plastic, drum, timbangan, sekop, gunting, serta pakan hijauan limbah pertanian, dedak, urea, molase, dan EM4 Peternakan. Seperti yang diterbitkan kumparan.com

Dalam program ini, dilakukan pelatihan untuk memberikan pengetahuan tentang manfaat dan pentingnya proses pengolahan pakan ternak dengan fermentasi. Selain itu, diadakan workshop untuk memberikan pengalaman dan keterampilan dalam pembuatan pakan ternak dengan metode fermentasi. Hasil dari workshop ini diuji coba dengan memberikan pakan hasil fermentasi kepada hewan ternak yang dipelihara oleh peserta dan warga masyarakat.

Masyarakat di Desa Darmayasa sangat antusias mengikuti pelatihan dan workshop pembuatan pakan ternak dengan metode fermentasi setelah mengetahui manfaat dan keuntungan dari metode ini. Namun, mereka juga mengungkapkan keinginan untuk melanjutkan pelatihan lebih lanjut. Hal ini dikarenakan hasil yang diperoleh saat ini masih kurang maksimal karena belum memasuki masa panen, sehingga bahan yang diproses masih terbatas. Selain itu, kondisi bahan yang digunakan juga terlalu basah sehingga hasilnya tidak mencapai tingkat maksimal.https://linktr.ee/em4

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini