Jamu Ternak Campuran Herbal Kambing Lebih Sehat

0
69
Seorang pekerja sedang memberi minum jamu ternak fermentasi EM4 di Kambing Central Tegal Slawi, KabupatenTegal, Jawa Tengah.

Limbah pasar dan industri yang diseleksi menjadi pakan ternak kambing dan jamu yang dicampur dengan tanaman herbal, setelah difermentasi dengan Effective Microorganisms 4 (EM4) menjadi pakan utama menghasilkan ternak peliharaan dengan daging berkualitas, lembut dan sedikit lemak.

“Limbah pasar maupun industri singkong setelah dipotong-potong menjadi bagian-bagian kecil dimasukkan ke dalam drum untuk difermentasi dalam kondisi tertutup untuk dua jenis pakan, yakni pakan utama dan jamu ternak,” kata pemilik peternakan Kambing Central Tegal Jalan Rajawali No. 40 RT 03 RW 09, Slawi Kulon, Kecamatan Slawi, KabupatenTegal, Jawa Tengah, Abdul Bazir Nagara (42 tahun), ketika menerima kunjungan tim youtobe PT Songgolangit Persada Kantor Pusat di Denpasar, Bali, baru-baru ini.

Ia mengatakan, untuk jamu ternak bahan-bahannya terlebih dulu dicampur dengan tanaman herbal yang telah dipotong-potong menjadi bagian-bagian kecil, diisi gula tebu, temu lawak dan difermentasi selama tiga minggu.

Jamu ternak yang diproses secara khusus itu untuk minuman ternak kambing yang diberikan setiap hari, sehingga ternak peliharaan menjadi sehat dan kotorannya tidak menimbulkan bau yang menyengat, sekaligus lebih bermutu setelah diproses menjadi pupuk organik bokashi.

Abdul Bazir mengembangkan ternak kambing mulai tahun 2004, awalnya hanya 20 ekor kini memelihara mencapai 200 ekor dan membangun kandang untuk kapasitas 500 ekor.
Pihaknya sanggup memberikan informasi tentang pengalaman beternak kambing kepada peternak pemula serta menularkan keterampilan dalam aplikasi EM4 untuk budidaya ternak kambing.

“Saya memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada siapa saja yang ingin belajar budidaya peternakan kambing dengan menggunakan aplikasi EM4,” ujar Abdul Bazir.
Tukar menukar informasi dan pengalaman dalam beternak kambing sangat penting, karena banyak teman-teman di luar sana sudah berhasil dan sukses mengembangkan usaha peternakan berkat kreativitas yang tinggi.

Beternak kambing itu sangat mudah dan praktis, bisa memanfaatkan potensi yang ada disekitarnya seperti limbah pasar dapat dimanfaatkan setelah difermentasi dengan EM4 peternakan.

Limbah organik itu setelah dikumpulkan dicacah menjadi bagian-bagian kecil, dimasukkan ke dalam drum tertutup difermentasi dengan EM4 peternakan setelah tiga minggu baunya sudah harum tanda sudah siap diberikan kepada ternak piharaan untuk dikonsumsi.

Demikian pula kotoran ternak setelah disemprot dengan EM dapat dikeringkan dan hayak menjadi lebih halus untuk ditaburkan diperakaran tanaman untuk menyuburkan tanaman palawija maupun tanaman pertanian, ujar Abdul Bazir. https://linktr.ee/em4 #EM4

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini