Strategi Pengembangan Merek Bokashi

0
50
Suasana peluncuran logo Bokashi bertepatan dengan perayaan HUT ke-25 PT. Karya Pak Oles Tokcer di Kang Zanger Bokashi Farm, Jalan Waribang, Denpasar Timur.

Direktur Utama PT Karya Pak Oles Grup Dr. Ir Gede Ngurah Wididana, M.Agr mengembangkan Merek Bokashi sejak tahun 1997, atau 25 tahun yang silam dan sudah
dikenal di Indonesia, melalui produknya Minyak Oles Bokashi.

Perjalanan panjang memperkenalkan produk baru tersebut memberikan tantangan dan pengalaman tersendiri, penuh perjuangan dan harus tekun. Salah satu kunci keberhasilan membangun merek adalah ketekunan dan kerja keras.

Ketekunan yang dimaksud adalah terus berusaha dengan gigih, logis, selalu belajar dan kreatif untuk membuat dan mencari cara baru, untuk menjadikan merek yang dibangun menjadi semakin kuat, membumi dan dipercaya masyarakat.

Kerja keras yang dimaksud adalah bekerja total, fokus dan menyatu dalam ide dan tindakan untuk mewujudkan tujuan. Memperkenalkan merek tidak dalam waktu singkat, walaupun ada efek viral melalui media sosial, bersponsor dan teknologi internet, yang bisa cepat menyebar, tapi jika dasar atau basic merek tersebut tidak kuat, maka dia akan mudah dilupakan.

Jika dasar merek tersebut kuat, maka merek akan selalu dan terus diingat oleh konsumen dan masyarakat. Untuk menguatkan merek diperlukan usaha untuk memperkenalkan dan memeliharanya dengan penuh cinta, perhatian, kesabaran dan kepercayaan diri pemilik merek yang kuat, bahwa merek tersebut akan bisa menjadi besar.

Pak Oles, alumnus Faculty Agriculture University of The Ryukyus Okinawa, Jepang itu menambahkan, merek diperkenalkan dengan membagikan produk, memberikan diskon atau fasilitas/kemudahan lainnya kepada pelanggan, calon pelanggan untuk mendapatkan produk di manapun, dan kapan pun, sehingga produk bisa menyebar ke konsumen untuk bisa didapatkan.

Nama merek harus menarik, unik dan mudah diingat, tidak terlalu panjang, cukup dua atau tiga kata saja, bisa merupakan singkatan, atau nama apa saja yang mudah diingat. Nama tersebut juga harus disertai dengan logo atau gambar dengan disain khusus dan warna khusus, yang tujuannya untuk mudah diingat.

Merek juga bisa diperkenalkan dengan nada bunyi atau lagu, karena suaranya mudah diingat oleh konsumen saat mereka mendengarkannya. Bokashi sebagai sebuah merek membuat sangat banyak orang bertanya apa artinya?

Bokashi adalah serapan dari nama Jepang,yang berarti fermentasi dengan Teknologi Effective Microorganisms (EM), merupakan teknologi fermentasi dari golongan ragi, lactobacillus dan bakteri fotosintetik.

Bahan organik apapun bisa difermentasi dengan EM, sehingga bisa menjadi bokashi, khususnya untuk pupuk organik. Khususnya fermentasi minyak herbal dengan EM disebut Minyak Oles Bokashi, yang dikenal sebagai Minyak Bokashi untuk menyembuhkan/meringankan penyakit, seperti sakit kulit, digigit serangga, luka lecet, menghilangkan bau, sakit gigi, sariawan, perut kembung. Minyak Bokashi diproduksi untuk dua jenis, yaitu untuk minyak obat luar (untuk dioles/diurut) dan minyak obat dalam (diminum).

Pengenalan Minyak Bokashi dilakukan ke desa-desa, di setiap pertemuan masyarakat desa di Bali, melalui berbagai aktivitas sosial dan budaya, adat, Minyak Bokashi ikut berpartisipasi dengan melakukan bantuan, pameran dan kegiataan sosial lainnya, seperti donor darah, gerakan bersih-bersih pantai, gerakan menanam tanaman penghijauan, edukasi daur ulang sampah organik, edukasi pertanian organik, seminar/pelatihan kepemimpinan dan manajemen, olah raga (yoga), seni musik dan gambar.

Melalui berbagai aktivitas tersebut, brand Bokashi diperkenalkan dan diterima oleh konsumen. Untuk kelanjutan pengenalan produk, kualitas, kontinyuitas dan distribusi produk harus terus ditingkatkan, sehingga kepercayaan konsumen bisa dijaga, bahwa produk yang diperkenalkan tersebut memberikan kepuasan kepada konsumen.

Pengenalan produk yang terus menerus melalui radio dan media sosial terus digaungkan dan dikelola dengan baik, menggunakan strategi pengenalan secara online dan offline, sehingga nama Bokashi menjadi semakin dikenal, bukan saja di Bali, tapi di seluruh Indonesia.

Pengenalan melalui media sosial dan internet menjadikan nama Bokashi mejadi semakin dikenal di lintas negara. Pengembangan produk Bokashi dilakukan dengan memproduksi Bokashi roll on, Balsem Bokashi, Madu Bokashi dan Teh herbal Bokashi.

Selanjutnya Merek Bokashi juga didaftarkan di empat negara yakni Malaysia, Thailand, Singapura dan tuan rumah Indonesia, khusus untuk produk kosmetik. Merek Bokashi diprediksi akan bisa menembus pasar internasional dan menjadi pemimpin pasar produk herbal dan kosmetik, karena dikelola dengan baik, tekun dan percaya diri.linktr.ee/pakolescom

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini