Pupuk Bokashi Kotaku Hasil Teknologi EM

0
11
Seorang petani sedang memupuk tanaman talas menggunakan Pupuk Organik Bokashi Kotaku di Desa Alasangker, Buleleng.

Pupuk organik padat Bokashi Kotaku berasal dari bahan organik pilihan yang dihasilkan dari proses fermentasi atau peragian dengan bantuan teknologi Effective Microorganisms (EM) dari Jepang yang bermanfaat untuk kesuburan tanah untuk tanaman perkebunan, pertanian dan hortikultura.

“Bokashi Kotaku produksi PT. Songgolangit Persada unit Bantas, Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan juga mampu memperbaiki sifat fisik kimia dan biologi tanah serta memperbaiki struktur dan tekstur tanah,” kata Manajer Pak Oles Green School, Ir. Koentjoro Adijanto.

Ia menjelaskan, umbi talas merupakan sumber bahan pangan yang sehat dan aman. Pemberian pupuk organik terhadap tanaman baru yang dikembangkan sejumlah petani di Bali itu sangat penting, semakin tinggi dosis bahan organik yang diberikan pada tanah, maka semakin banyak unsur-unsur yang akan dilepas atau dibebaskan ke tanah.

Dengan demikian ketersediaan hara dalam tanah lebih tinggi, sekaligus berpengaruh dalam meningkatkan serapan hara mampu merangsang proses pertumbuhan pada tanaman. Berdasarkan hasil penelitian pemberian pupuk organik berpengaruh nyata yang dapat dilihat dari berbagai parameter pertumbuhan, khususnya pada masa vegetatif tanaman talas, diantaranya jumlah daun, luas daun, tinggi tanaman, dan lain sebagainya.

Sementara Supervisor Pupuk Bokashi Kotaku dan Tanah Subur Pak Oles Pabrik Bantas, Kadek Wirawan menambahkan, bokashi kotaku adalah pupuk ramah lingkungan dengan kandungan makro dan mikro yang lengkap, serta mengandung mikroba alami yang sangat bermanfaat untuk kesuburan tanah.

Produksi pupuk organik tersebut menggunakan bahan baku dari limbah pertanian, kotoran sapi dan ternak ayam. Untuk bahan baku pabrik pupuk organik menjalin kerja sama dengan masyarakat dan pengepul yang mengumpulkan limbah peternakan dari berbagai desa di Kabupaten Tabanan.linktr.ee/pakolescom #EM4

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini