Direktur Utama PT Karya Pak Oles Group, Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr dalam webinar yang digelar Bokashi Naturopati melalui aplikasi Zoom.

Direktur Utama PT Karya Pak Oles Group, Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr, berpandangan dengan kita menguasai keahlian khusus dan dibutuhkan, maka orang-orang akan mencari kita, sehingga kita bisa hidup atau dibayar dari Ikigai.

“Kita bisa menjadi ahli karena ketekunan. Dengan tekun, maka kita akan terus tertarik belajar dan berlatih untuk menyempurnakan diri. Memang tidak ada yang sempurna, tetapi harus terus disempurnakan,” kata Wididana saat menjadi pemateri utara dalam Seminar Ikigai -2 yang dilaksanakan secara daring pada Kamis, 19 Februari 2026.

Ikigai sebagai filosofi atau konsep dari Jepang yang bermakna sebagai tujuan atau alasan untuk hidup ini, menurut Wididana memiliki empat pilar yakni mencintai apa yang dikerjakan, menguasai apa yang dikerjakan, mendapatkan penghidupan atau bayaran dari yang kita kerjakan, dan dunia atau masyarakat membutuhkan pekerjaan yang kita lakukan.

Namun, Wididana tidak memungkiri banyak yang bingung atau tidak mengetahui apa Ikigai-nya. Jika kita masih bingung, langkah selanjutnya adalah dengan merenungkan apa yang kita sukai. “Kita juga dapat menanyakan pada teman, keluarga, dan orang dekat, terkait apa yang kita sukai ataupun kita ini termasuk ahli atau berbakat dalam bidang apa,” ujar pria yang biasa disapa Pak Oles ini.

Jika sudah menemukan jawaban apa Ikigai kita, maka hendaknya fokus pada satu Ikigai. Selanjutnya kumpulkan data atau produk informasi yang mendukung Ikigai, pelajari, hubungkan dan temukan poin penting dan kata kuncinya. “Yang terpenting harus dipraktikkan,” kata Wididana menegaskan.

Alumnus University of the Ryukyus, Okinawa, Jepang tersebut menambahkan, kata kunci Ikigai adalah tahu banyak informasi tentang satu hal, melakukan banyak praktik dalam satu hal, serta dapat memperbaiki, mengembangkan satu hal karena kita menyenangi dan mencintainya, hingga akhirnya kita bisa menjadi ahli dalam satu hal.

“Mengapa kita menyukai pekerjaan yang dilakukan? Alasannya karena kita memang tertarik dengan pekerjaan tersebut, karena hobi, bakat atau talenta. Kita bisa menjadi ahli, karena ketekunan, terus belajar, berlatih dan menyempurnakan diri,” ucap Wididana.

Ia menekankan, bahwa imajinasi cita-cita sangat penting untuk Ikigai. Pikiran fokus, niat kuat, bekerja selaras, akan bekerja bertahap, mengalir menuju cita-cita. “Tidak ada jalan pintas, semua harus melalui proses untuk meraih cita-cita,” katanya.

Wididana juga membagikan sejumlah tips agar orang-orang dapat mencari atau membutuhkan produk atau jasa yang kita kuasai. “Caranya dengan memperkenalkan pada masyarakat tentang produk yang dibuat dan siapa kita. Kemudian konsisten antara pikiran, perkataan dan perbuatan,” ucapnya.

Selanjutnya dengan upaya promosi, edukasi, maupun training masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan, pengalaman, pemahaman dan keterampilan mereka. Yang tidak kalah penting, dengan memperkenalkan asas manfaat atau kegunaan dari produk yang dihasilkan serta manfaat itu dibutuhkan atau berguna bagi masyarakat.linktr.ee/pakolescom

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini