Sejumlah penyedia jasa transportasi mobil jeep di kawasan objek wisata Bukit Sikunir ceria dapat merasakan langsung manfaat Minyak Bokashi.

Belasan penyedia jasa transportasi mobil jeep di kawasan objek wisata Bukit Sikunir merasakan langsung manfaat Minyak Oles Bokashi, salah satu produk unggulan dari Industri Obat Tradisional PT Karya Pak Oles Tokcer. Produk herbal tersebut dibagikan kepada para pengemudi jeep yang setiap hari beraktivitas di tengah udara dingin ekstrem kawasan Dieng.

Minyak Oles Bokashi dibagikan oleh rombongan PT Songgolangit Persada (SLP), perusahaan nasional yang memproduksi dan memasarkan pupuk hayati berbasis Effective Microorganisms 4 (EM4) untuk sektor pertanian, peternakan, perikanan, serta pengolahan limbah. SLP juga memproduksi pupuk organik padat Bokashi dan Minyak Rajas untuk kesehatan ternak yang berada di bawah naungan PT Karya Pak Oles Group.

Kegiatan tersebut berlangsung saat rombongan PT SLP yang bermalam di Luxury Camp Karangsari, Dieng Kulon, menuju Bukit Sikunir untuk menyaksikan fenomena golden sunrise. Sebanyak 16 unit jeep digunakan untuk mengantar rombongan berangkat sejak pukul 03.00 hingga 03.30 WIB.

Kawasan Bukit Sikunir memang dikenal memiliki suhu udara yang sangat dingin, bahkan dapat mencapai sekitar 10 derajat Celsius, terutama saat musim kemarau pada Juli–Agustus. Terletak di Desa Sembungan, desa tertinggi di Pulau Jawa, para pengunjung harus berjuang melawan udara dingin dan kabut tebal sejak dini hari demi menikmati panorama matahari terbit yang memukau.

Dalam kesempatan tersebut, para pengemudi jeep menerima Minyak Oles Bokashi yang dikenal efektif membantu mengatasi keluhan akibat udara dingin, seperti masuk angin, perut kembung, serta membantu menghangatkan tubuh. Minyak herbal ini mengandung bahan alami seperti minyak kayu putih, jahe, dan peppermint yang difermentasi dengan Teknologi EM.

Minyak herbal asli Bali ini juga memiliki multi khasiat lain, antara lain membantu meringankan pegal linu, meredakan bisul, gatal, serta bengkak akibat gigitan serangga. Selain itu, minyak ini kerap digunakan sebagai campuran mandi rempah untuk membantu mengurangi bau tidak sedap. Khasiatnya telah dikenal luas dan dimanfaatkan masyarakat di pasar lokal Bali, nasional, hingga mancanegara.

Minyak Bokashi sendiri merupakan inovasi yang berakar dari Lengis Arak Nyuh, ramuan tradisional yang dikembangkan oleh Dadong Bandung, nenek dari Pak Oles, di Desa Bengkel sejak tahun 1900 hingga 1980. Melalui sentuhan teknologi EM, ramuan tradisional tersebut berhasil dikembangkan menjadi produk modern yang kini diterima luas oleh masyarakat.

Sebagai minyak serbaguna yang kerap disebut sebagai “obat keluarga”, popularitas Minyak Bokashi terus meningkat seiring perkembangan teknologi informasi dan media sosial, yang turut mempercepat penyebaran informasi mengenai manfaat dan cara penggunaannya di berbagai kalangan.linktr.ee/pakolescom

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini