Mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan Institut Sains dan Teknologi Nahdlatul Ulama Bali (ISTNUBA) didampingi dosen saat melihat tanaman obat di Bokashi Farm, Jalan Waribang, Kesiman, Denpasar Timur.

Sebanyak delapan mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan Institut Sains dan Teknologi Nahdlatul Ulama Bali (ISTNUBA) melaksanakan kunjungan lapangan ke Bokashi Farm, Pak Oles Green School (POGS), yang berlokasi di Jalan Waribang, Kesiman, Denpasar Timur, Kamis (8/1/2026). Kegiatan ini didampingi oleh tiga orang dosen pembimbing sebagai bagian dari pembelajaran berbasis praktik.

Rombongan mahasiswa semester V tersebut disambut hangat oleh Manajer Pak Oles Green School, Ir. Koentjoro Adijanto, yang akrab disapa Yoyok. Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa terkait penerapan teknologi berkelanjutan di bidang lingkungan.

Ketua Program Studi Teknik Lingkungan ISTNUBA, Riyani Bela, S.T., M.Ling., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen institusi dalam mencetak lulusan yang profesional serta memiliki wawasan lingkungan yang kuat.

“Mahasiswa dibekali kompetensi dalam pengelolaan air bersih, pengolahan limbah, pengendalian pencemaran, serta remediasi lingkungan melalui pendekatan teori dan praktik,” ujarnya.

Riyani Bela juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada manajemen Pak Oles Green School atas sambutan yang ramah dan kekeluargaan, serta materi yang diberikan secara jelas dan aplikatif. Materi tersebut mencakup teknik perawatan lingkungan menggunakan teknologi Effective Microorganisms (EM) serta penerapan tanaman obat yang diolah menjadi produk herbal berkhasiat untuk menjaga kesehatan keluarga.

Dalam sesi awal pemaparan materi, Yoyok menjelaskan sejarah berdirinya PT Karya Pak Oles Group yang dirintis sejak tahun 1997. Perusahaan ini bergerak di bidang kesehatan berbasis herbal dan pertanian organik dengan penerapan teknologi EM4.

Menurut Yoyok, materi yang disampaikan berfokus pada penguatan pemahaman mahasiswa terhadap penerapan ilmu teknik lingkungan secara langsung di lapangan. Kunjungan ini secara khusus menitikberatkan pada teknik perawatan tanaman menggunakan teknologi EM4 (Effective Microorganisms 4) sebagai solusi ramah lingkungan.

Teknologi EM4 berperan penting dalam meningkatkan kesuburan tanah, mempercepat proses penguraian bahan organik, serta menjaga keseimbangan ekosistem tanah. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mempelajari tahapan penggunaan EM4, mulai dari metode aplikasi pada tanaman hingga manfaatnya bagi pertumbuhan tanaman secara berkelanjutan.

“Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung dalam penerapan teknologi berkelanjutan di bidang lingkungan,” ungkap Yoyok.

Melalui kunjungan lapangan ini, diharapkan mahasiswa Teknik Lingkungan ISTNUBA semakin memahami keterkaitan antara teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan praktik nyata di lapangan, khususnya dalam upaya perlindungan dan peningkatan kualitas lingkungan hidup.https://linktr.ee/em4

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini