Rombongan siswa SMK Pancasila 4 Baturetno, Wonogiri, Jawa Tengah bersama para guru pendamping secara khusus mendatangi Kantor Produksi Industri Obat Tradisional PT Karya Pak Oles Tokcer (KPOT) di Kota Denpasar, Bali. Mereka berkunjung untuk mempelajari berbagai teknik pemasaran atau marketing yang telah diterapkan oleh perusahaan yang terkenal dengan produk Minyak Oles Bokashi ini.
“Kami melakukan kunjungan industri ke sini disesuaikan dengan jurusan yang ada di sekolah kami, yakni Jurusan Pemasaran. Tujuannya, agar dapat memasarkan produk dengan baik,” kata Rosiana, salah satu guru pendamping dari SMK Pancasila 4 Baturetno, Wonogiri disela-sela kunjungan ke Kantor Produksi PT KPOT di Jalan Tukad Balian, Kota Denpasar, pada Senin, 27 April 2026.
Menurut Rosiana, dalam kunjungan bersama 50 siswa tersebut, pihaknya memang khusus mempelajari soal pemasaran dari perusahaan yang telah 29 tahun tetap eksis dengan produk unggulan Minyak Oles Bokashi tersebut.
“Selain telah melakukan pemasaran berbasis digital dan market place, pemasaran produk Pak Oles juga melalui radio. Siapa tahu sekolah kami ke depan bisa membuat radio khusus untuk pemasaran juga,” ujarnya menambahkan.
Setelah melakukan kunjungan industri ini, pihaknya berharap ilmu dan strategi marketing yang diperoleh selanjutnya dapat diterapkan di sekolah.
Sementara itu, Gung Candra staf marketing online pemasaran produk Pak Oles yang didampingi Kepala Bagian Pemastian Mutu IOT KPOT Plan 1, Apt. Luh Ketut Budi Maitriani, S.Farm, bersama Inspektorat Pemastian Mutu, Dita Rizkiyanti, S.Si., M.Si. menerima rombongan siswa SMK Pancasila 4 Baturetno, Wonogiri, Jawa Tengah, menyampaikan dalam pemasaran produk PT KPOT, saat ini pihaknya tengah berusaha mengubah pola pikir konsumen.
Ia tidak memungkiri, selama ini produk-produk Pak Oles, terutama Minyak Oles Bokashi lebih dikenal pada kalangan yang lebih dewasa. “Saat ini kami berusaha mengubah pola pikir dan mindset masyarakat, dari yang sebelumnya dikenal sebagai produk yang biasa dipakai oleh orang dewasa atau orang tua, sesungguhnya aman dipakai mulai dari usia remaja,” ucapnya.
Selain itu, produk PT KPOT tak hanya dipasarkan di Bali, namun juga diminati masyarakat di berbagai daerah di Nusantara, bahkan dijual hingga ke sejumlah negara. “Jadi, tidak hanya digunakan masyarakat lokal, tetapi banyak diminati tamu-tamu mancanegara,” katanya menambahkan.
Oleh karena itu, kepada para siswa yang hadir diharapkan mulai melirik dan mencoba produk-produk herbal lokal yang sudah teruji seperti halnya Minyak Oles Bokashi, Balsem Bokashi, Bokashi Care dan sebagainya.
Konsumen dapat memperoleh berbagai produk PT KPOT di berbagai apotek, toko modern, supermarket dan sejumlah toko obat yang merupakan bentuk pemasaran secara langsung atau offline.
Selain itu, untuk pemasaran online, produk PT KPOT dapat dipesan melalui berbagai marketplace dan media sosial sehingga semakin memanjakan konsumen untuk mendapat produk herbal kesayangannya.
“Para guru juga bisa bergabung menjadi reseller, untuk dijual kembali. Tidak perlu persyaratan macam-macam, hanya dengan pembelian minimum produk. Ini tentu dapat menjadi bisnis sampingan yang tidak menggangu jam mengajar,” ujarnya.
Yang tidak kalah menarik, informasi berbagai produk PT KPOT dapat diperoleh melalui siaran Radio Pak Oles Group diataranya, Radio Pak Oles FM, Radio Bokashi Raya FM dan Radio Hexon FM yang selama ini juga menyiarkan konten hiburan keluarga, budaya Bali, dan lagu-lagu populer. linktr.ee/pakolescom

