
PT Karya Pak Oles Group mengadakan acara Dharma Santi dan Halal Bi Halal sebagai momen untuk mempererat kebersamaan sekaligus menyatukan visi seluruh karyawan demi kesuksesan perusahaan. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Produksi, Jalan Tukad Balian, Renon, Denpasar Selatan, Rabu (22/4/2026).
Direktur Utama PT Karya Pak Oles Group, Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr., dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dan komunikasi di lingkungan kerja. Ia mengingatkan agar seluruh karyawan terus menjalin hubungan yang baik dan tidak membiarkan komunikasi terputus.
“Tujuan kita berkumpul hari ini yang pertama adalah silaturahmi. Jangan sampai memutus tali silaturahmi, terus bertemu, bersosialisasi, dan berkomunikasi,” ujarnya.
Selain itu, momentum ini juga dimanfaatkan untuk saling memaafkan dan membuka lembaran baru. Menurutnya, setiap individu harus mampu melupakan hal-hal yang telah berlalu dengan sikap ikhlas dan lapang dada, serta melanjutkan tugas dan tanggung jawab dengan semangat baru.
Acara ini digelar bertepatan dengan momentum Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah, yang tahun ini jatuh berdekatan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Agus Urson Hadi Pramono, Manajer Personalia Nyoman Yuliarsana, Manajer Keuangan Tisnawati, Manajer Produksi Lidyawati, serta jajaran manajemen dan karyawan dari divisi marketing dan produksi.
Dalam pemaparannya, Dr. Wididana menegaskan bahwa perayaan tahunan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan kesempatan untuk mempererat rasa kekeluargaan di lingkungan perusahaan. Ia mengakui bahwa dalam perjalanan organisasi, berbagai tantangan seperti stres, konflik, maupun kelelahan merupakan hal yang wajar terjadi.
Namun demikian, ia mengajak seluruh karyawan untuk memaafkan, melupakan hal-hal negatif, dan kembali membangun semangat baru dalam menghadapi tantangan ke depan.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya kesiapan menghadapi perubahan yang terus terjadi, baik dalam dunia usaha, teknologi, maupun kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kondisi tahun 2025 dan 2026 memiliki banyak perbedaan, mulai dari harga, pola pemasaran, hingga dinamika kesehatan dan sumber daya manusia.
“Perubahan itu pasti terjadi. Kita harus mampu mengamati dan mencermatinya dengan bijaksana,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa tidak ada kondisi yang bersifat permanen, termasuk tantangan besar seperti konflik global maupun pandemi. Semua akan berlalu dan selalu ada solusi di setiap permasalahan, selama ada upaya untuk mencarinya.
Dalam konteks bisnis, perubahan perilaku konsumen dan perkembangan teknologi digital menjadi tantangan sekaligus peluang yang harus diantisipasi, termasuk meningkatnya tren aktivitas berbasis online.
Mengakhiri arahannya, Dr. Wididana mengajak seluruh karyawan untuk terus bangkit dari kegagalan dan tidak mudah menyerah. Ia mengutip filosofi Jepang yang menyatakan “tujuh kali jatuh, delapan kali bangun” sebagai motivasi untuk terus berusaha.
“Setiap kita jatuh, bangkit lagi. Jangan mengeluh, terus ulangi dan cari solusi,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, PT Karya Pak Oles Group berharap dapat memperkuat soliditas internal serta menumbuhkan optimisme dalam menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.
Acara Dharma Santi dan Halal Bihalal ditutup dengan kegiatan makan bersama yang berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, serta mempererat rasa kebersamaan antar seluruh peserta.linktr.ee/pakolescom
