Sejumlah Delegasi APNAN Meeting 2026 mengunjungi pembibitan tanaman dengan sentuhan EM4 di CV Tunas Inti Agri Makmur di Desa Mekarsari, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.

Delegasi Asia-Pacific Natural Agriculture Network (APNAN) Meeting 2026 melakukan kunjungan lapangan ke CV Tunas Inti Agri Makmur di Desa Mekarsari, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian APNAN Meeting 2026 yang menitikberatkan pada pengembangan pertanian berkelanjutan melalui penerapan teknologi Effective Microorganisms 4 (EM4).

Kunjungan tersebut diikuti oleh perwakilan berbagai negara di kawasan Asia Pasifik yang hadir untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, dan inovasi terkait pemanfaatan teknologi EM dalam sektor pertanian. Melalui kegiatan ini, para delegasi berkesempatan melihat secara langsung bagaimana teknologi EM diterapkan sejak tahap awal pembibitan tanaman.

Setibanya di lokasi, rombongan disambut oleh Owner CV Tunas Inti Agri Makmur, Bapak Kade, bersama timnya. Para peserta mendapatkan penjelasan mengenai sistem pembibitan tanaman yang diterapkan, mulai dari persiapan media tanam, proses penyemaian, hingga pemeliharaan bibit agar tumbuh sehat dan seragam.

Salah satu perhatian utama dalam kunjungan tersebut adalah penggunaan teknologi EM4 yang diintegrasikan dalam media tanam dan pemeliharaan bibit. Pada tahap pembibitan, digunakan campuran Pupuk Bokashi Kotaku, cocopeat, serta berbagai bahan organik lainnya yang diformulasikan untuk menciptakan media tanam yang subur dan mendukung perkembangan akar tanaman.

Pupuk Bokashi Kotaku yang diproduksi melalui proses fermentasi dengan teknologi EM berperan dalam meningkatkan kandungan bahan organik, memperbaiki struktur media tanam, serta menyediakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman sejak fase awal pertumbuhan. Kondisi media yang sehat tersebut menjadi fondasi penting dalam menghasilkan bibit berkualitas tinggi.

Tidak hanya itu, penerapan teknologi EM juga dilakukan melalui penggunaan Pupuk Bokashi Cair Kotaku yang diberikan secara rutin pada fase pemeliharaan. Aplikasi pupuk cair ini membantu meningkatkan pertumbuhan tanaman, menjaga kesehatan bibit, serta memperkuat daya tahan tanaman terhadap berbagai cekaman lingkungan.

Sistem penyiraman dan irigasi yang diterapkan di area pembibitan juga memanfaatkan EM4 yang diaplikasikan secara berkala. Kehadiran mikroorganisme menguntungkan dari EM4 membantu meningkatkan aktivitas biologis di sekitar perakaran tanaman sehingga mendukung penyerapan nutrisi secara lebih optimal.

Menurut pengelola CV Tunas Inti Agri Makmur, penerapan teknologi EM sejak tahap pembibitan memberikan berbagai manfaat, mulai dari memperbaiki kualitas media tanam, meningkatkan pertumbuhan akar, hingga menghasilkan bibit yang lebih sehat dan siap ditanam di lapangan.

Selama kunjungan berlangsung, para delegasi tampak antusias mengamati setiap tahapan pembibitan dan aktif berdiskusi mengenai penerapan teknologi EM di negara masing-masing. Pertukaran pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat kolaborasi dan pengembangan pertanian berkelanjutan di kawasan Asia Pasifik.

Melalui field visit ini, peserta APNAN Meeting 2026 memperoleh gambaran nyata mengenai manfaat teknologi EM yang diterapkan melalui Pupuk Bokashi Kotaku, Pupuk Bokashi Cair Kotaku, dan EM4 dalam sistem pembibitan tanaman. Kunjungan tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana inovasi berbasis mikroorganisme bermanfaat mampu mendukung terciptanya pertanian yang lebih produktif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.https://linktr.ee/em4

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini