Sejumlah murid Sekolah Dasar dari SLB Pradnyagama mengikuti kegiatan field trip edukasi lingkungan di Pak Oles Green School (POGS), Jalan Waribang, Desa Kesiman, Denpasar Timur, Kamis (19/2/2026).

Kegiatan field trip tersebut merupakan salah satu program pembelajaran luar kelas yang dirancang untuk melatih sekaligus mengaplikasikan materi yang telah diperoleh siswa di sekolah, khususnya terkait pengenalan lingkungan hidup. Dalam kunjungan ini, para murid diajak mengenal berbagai jenis tanaman, hewan, serta ikan secara langsung di lapangan.

Wakil Kepala Sekolah SLB Pradnyagama, Made Member, berharap kunjungan edukatif ini dapat membantu peserta didik memahami keterkaitan antara materi pembelajaran di sekolah dengan praktik nyata di lingkungan sekitar.

“Dengan kegiatan ini, anak-anak bisa menyambungkan apa yang mereka pelajari di sekolah dengan apa yang mereka lihat langsung di lapangan. Meskipun anak-anak SLB memiliki karakter yang berbeda dengan anak pada umumnya, kami selalu melihat dari sudut pandang positif,” ujar Made Member.

Ia juga mengungkapkan bahwa dalam proses pendampingan masih terdapat tantangan, terutama dalam hal kepatuhan instruksi. “Misalnya ketika diminta duduk mereka masih berlari-lari, atau diminta berjalan malah duduk. Namun hal itu menjadi bagian dari proses pembelajaran,” tambahnya.

Rombongan murid SD kelas 1 hingga 6 yang menggunakan dua unit bus pariwisata tersebut disambut hangat oleh Manajer Pak Oles Green School, Ir. Koentjoro Adijanto yang akrab disapa Yoyok. Dalam kegiatan tersebut, Yoyok memperkenalkan beragam tanaman herbal berkhasiat obat yang ditanam dan ditata rapi di lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi atau 40 are.

Selain mengenal jenis tanaman herbal, para murid juga mendapatkan materi mengenai morfologi tumbuhan, mulai dari akar, batang, daun, bunga, buah, hingga biji. Pembelajaran tidak hanya bersifat teori, tetapi juga dilengkapi dengan praktik langsung menanam tanaman herbal, seperti kumis kucing, menggunakan polybag.

Sebelum praktik menanam, anak-anak dikenalkan dengan media tanam berupa pupuk organik Bokashi. Pupuk Bokashi merupakan pupuk hasil fermentasi bahan organik dengan bantuan mikroorganisme efektif EM4 dalam kondisi anaerobik. Pupuk ini dikenal kaya nutrisi, tidak berbau, cepat siap digunakan, serta mampu memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit.

Antusiasme murid terlihat jelas saat mereka praktik menanam dengan menggunakan sarung tangan di bawah arahan Nyoman Suandi, petugas kebun Pak Oles Green School, yang didampingi oleh para guru. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan serta memperkaya pengalaman belajar siswa SLB secara menyenangkan dan aplikatif.linktr.ee/pakolescom

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini