
Pameran menjadi ajang untuk mempromosikan dan mengingatkan kembali produk Ramuan Pak Oles sebagai obat keluarga yang telah hadir sejak 29 tahun silam di tengah-tengah masyarakat Bali. Termasuk hadirnya produk Ramuan Pak Oles dalam pameran yang digelar DPD Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Bali.
“Produk Ramuan Pak Oles ini sebenarnya “kan sudah familier, melalui keikutsertaan dalam pameran IWAPI ini agar lebih memasyarakatkan lagi,” kata Kepala Pemasaran Bali Industri Obat Tradisional (IOT) PT Karya Pak Oles Tokcer, I Made Subagia.
Pameran dan sekaligus Rapat Kerja Daerah (Rakerda) III DPD IWAPI Provinsi Bali telah dilaksanakan di UC Silver & Gold, Batubulan, Gianyar. Acara ini berlangsung pada Jumat, 10 Juli 2026, dengan fokus utama pada pemberdayaan perempuan pengusaha melalui kolaborasi, digitalisasi, dan inovasi UMKM.
“Respons para pengusaha yang tergabung dalam IWAPI Bali sangat bagus pada produk-produk yang kami pamerkan. Penyebabnya, karena memang produk-produk Pak Oles sudah dikenal. Pengunjung yang datang, rata-rata sudah mengenal produk kami dan bahkan telah menggunakan,” ucap Subagia.
Oleh karena itu, lanjut Subagia, para peserta pameran tidak ragu lagi untuk membeli sejumlah produk herbal yang diproduksi PT Karya Pak Oles Tokcer (KPOT) ini. Apalagi dalam kesempatan tersebut juga diisi dengan promo paket hingga diskon pembelian produk 20 persen.
Dalam pameran yang berlangsung selama sehari itu, sejumlah produk herbal yang dapat dibeli pengunjung diantaranya ada Minyak Oles Bokashi, Bokashi Care Roll On, Minyak Tetes Bokashi, Balsem Bokashi, Madu Geruh Bokashi, Madu Jamur, Madu Resi, Madu Wididana, dan Madu Rocky serta produk lainnya. Selain itu juga tersedia Teh Bokashi Tenzhi, Teh Bokashi Jahe Merah, Teh Bokashi Mahkota Dewa, dan Teh Bokashi Daun Jati Cina.
Sebelumnya, Direktur Utama PT Karya Pak Oles Group adalah Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr., menyampaikan pameran dan sejumlah “event” yang ramai dihadiri masyarakat merupakan ajang bagi pihaknya untuk lebih mengenalkan produk-produk Ramuan Pak Oles.
“Ada sampel produk yang dibagikan secara gratis dan masyarakat juga dapat menikmati diskon produk. Dengan semakin mengenal, harapannya masyarakat yang sudah membeli, maka akan membeli lagi untuk diberikan pada keluarga maupun digunakan sendiri,” kata Wididana yang karib disapa Pak Oles ini.
Pihaknya akan terus mencoba untuk hadir mengenalkan dan mengingatkan kembali memori produk-produk Pak Oles dengan menyasar berbagai komunitas, baik itu komunitas olahraga, seni, pengusaha dan lain sebagainya. “Kami terus berupaya membuat branding produk kesehatan kami kepada masyarakat,” ucapnya.linktr.ee/pakolescom
