Tri Kaya Parisudha dan Tri Hita Karana (1)

Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr.

Tri Kaya Parisudha dan Tri Hita Karana adalah dua hal yang mencakup banyak hal dalam aktivitas kehidupan sehari-hari. Tri Kaya artinya tiga hal tentang perbuatan yang harus dibersihkan dari kotoran-kotoran yang mencakup pikiran, perkataan dan perbuatan.

“Pikiran merupakan benih yang bisa melahirkan perkataan dan perbuatan. Semua itu awalnya dari pikiran ibarat benih (bija) yang harus dibersihkan terlebih dahulu, karena dalam pikiran yang baik akan melahirkan perkataan yang baik dan perbuatan yang baik pula,” tutur Direktur Utama PT Karya Pak Oles Group, Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr.

Sebaliknya pikiran yang buruk akan melahirkan perkataan dan perbuatan yang buruk pula. Membersihkan pikiran menjadi baik agar menghasilkan perkataan dan perbuatan yang baik dapat dilakukan dengan Meditasi, Japa Mantra dan Pranayama.

Japa Mantra yakni pengulangan-pengulangan mantra sehingga napas menjadi teratur, napas bisa mengendalikan pikiran sehingga menjadi pikiran yang tenang, pernapasan teratur sekaligus menemukan suatu kesadaran.

Dengan mengucapkan Japa Mantra “Om Nama Siwanya” atau Dasa Mantra “Sabataai Namasiwaya”  bisa dipilih manapun salah satunya dengan tujuan memerlukan kesadaran dalam diri sehingga pikiran menjadi bersih.

Semuanya itu menjadi penting karena mampu membedakan dan memilih mana yang baik, buruk dan bisa memikirkan bagaimana manfaatnya, akibat selanjutnya. Karena pikiran yang baik/buruk nantinya setelah diucapkan, perkataan atau perbuatan-perbuatan tentu sangat penting.

Oleh sebab itu pikiran harus terus diasah, disucikan, dibersihkan untuk menumbuhkan benih-benih pikiran cinta kasih,  kasih sayang dan  empati yang disebut Catur Paramita yakni memberikan cinta kasih maitri dan melakukan perbuatan-perbuatan berdasarkan cinta kasih yang langsung mendapatkan kebahagian. linktr.ee/pakolescom