Stand Pak Oles Meriahkan Pekan Kesadaran Antimikroba Sedunia 2021

Stan Pak Oles menampilkan produk untuk kesehatan manusia dan hewan serta produk pertanian ramah lingkungan.

Stand PT Karya Pak Oles Group menampilkan produk industri obat tradisional seperti

Minyak Oles Bokashi, Bokashi Care, Balsem Bokashi, Madu Geruh Bokashi dan berbagai jenis Ramuan Pak Oles lainnya dalam memeriahkan Pekan Kesadaran Antimikroba Sedunia 2021  yang digelar Kementerian Pertanian di Nusa Dua, Bali, Selasa.

Selain itu juga menampilkan produk PT Songgolangit Persada yakni Effective Microorganisme 4 (EM4) untuk sektor pertanian, perikanan, peternakan dan pengolahan limbah serta Minyak Rajas , minyak herbal obat hewan bermanfaat untuk meringankan penyakit kulit, peradangan kulit, obat luka baru maupun luka lama, serta menguatkan otot pada ayam aduan.

Stand produk Pak Oles yang bergabung dengan sejumlah stand lainya produsen obat hewan dan manusia mendapat perhatian besar dari sebanyak 130  peserta yang hadir secara offline yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Elisabeth yang bertugas menjaga stand produk Pak Oles dengan cekatan melayani setiap  pertanyaan terkait produk herbal untuk kesehatan manusia, maupun Minyak Rajas untuk kesehatan hewan serta EM4 yang ramah lingkungan untuk pertanian organik.

“Sebagian peserta yang mampir ke stand membeli produk Ramuan Pak Oles sebagai cinderamata pulang ke daerahnya masing-masing,” ujar Elisabeth.

Dalam acara yang bertajuk “ Tingkatkan Kepedulian, Stop Ressistensi Antimikroba juga dihadiri Direktur Utama PT Karya Pak Oles Group Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr,  Kepala Cabang Pemasaran PT Songgolangit Persada Cabang Bali Irkham  Rosidi, Koentjoro Adijanto, Komang Wibhuti Emriko dan Tri Suharti.

Resistensi antimikriba (AMR) yang disebabkan oleh penggunaan antimikroba yang tidak tepat adalah ancaman yang cukup besar terhadap kesehatan global, keamanan pangan, kesehatan pangan, produksi tanaman, ternak dan pembangunan ekonomi global.

Sekitar 700.000 kematian setiap tahunnya berkaitan dengan AMR. Oleh Karena itu AMR juga sering disebut sebagai “pandemi tersembunyi” yang mengancam kesehatan hewan dan manusia secara global.

AMR dapat membuat ekonomi global kehilangan hingga 6 triliun dolar AS pertahun pada tahun 2050, atau setara dengan hampir 4 persen Produk Domestik Bruto (PDB) global. Hanya dalam 10 tahun lebih dari 24 juta orang akan jatuh ke bawah garis kemiskinan akibat AMR, terutama mereka yang berada di negara berkembang. linktr.ee/pakolescom