Sektor Pertanian Punya Peran Strategis

Dua orang anak ditemani ayahnya melintasi lahan sayuran di kawasan Pancasari, Tabanan.

Sektor pertanian di Indonesia mempunyai peran yang  sangat strategis dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional, menyangkut kepentingan dalam berbagai aspek kehidupan, dapat dikembangkan dan dikelola sebagai usaha bisnis, kesehatan, pengembangan ilmu pengetahuan, hobi, sosial politik dan budaya.

“Mengelola dan memajukan sektor pertanian sangat memerlukan dukungan teknologi digital, internet dan komputer,” kata Direktur Utama PT Songgolangit Persada, Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr yang akrab disapa Pak Oles ketika tampil sebagai pembicara utama dalam Webinar “Pertanian Ramah Lingkungan di Era Revolusi Industri 5.0”,  baru-baru ini.

Pak Oles mengungkapkan hal itu di hadapan sekitar 149 mahasiswa, dosen dan peserta lintas provinsi di Indonesia dalam menyambut Dies Natalis ke-72 Universitas Nasional Jakarta yang dibuka Dekan Fakultas Pertanian sekaligus Ketua Dies Natalis ke-27 perguruan tinggi tersebut  Ir. Inkorena GS Sukartono, M.Agr dengan moderator Ir. Etty Hesthiati, MSI

Ia mengatakan, menggarap sektor pertanian dalam arti luas mampu memunculkan industri kreatif, produktif dan informasi pertanian akan menjadi unggulan generasi Z. “Kita hidup (generasi Z) dalam dunia digital (fisik dan digital) kesempatan sangat terbuka luas,” ujar Pak Oles.

Kesempatan dan peluang usaha tersebut agar dapat dimanfaatkan dengan baik, diimbangi dengan kecepatan informasi, komunikasi, transportasi, transfer ilmu dan membangun masyarakat cinta pertanian, desa dan lingkungan.

Dalam mengembangkan industri kreatif dan produktif tersebut disertai dengan usaha promosi, pemasaran produk dengan dukungan teknologi digital dan internet sehingga cepat dikenal dan dimanfaatkan konsumen secara meluas, ujar Pak Oles. linktr.ee/pakolescom