Motivasi Karyawan PT Karya Pak Oles Tokcer (2)

Gede Ngurah Wididana (Pak Oles) memberikan motivasi kepada karyawan melalui media zoom.

Modal semangat, gigih, kreativitas dan saling memotivasi diantara karyawan pada awal berdiri PT Karya Pak Oles Tokcer 25 tahun yang silam adalah modal yang tidak kelihatan, namun nilainya sangat mahal yang mampu meletakkan pondasi yang sangat kokoh dan kuat hingga perusahaan berbasis obat-obatan tradisional tersebut, kini menjadi yang terbesar di Bali.

“Hasil penjualan Minyak Oles Bokashi dan berbagai jenis Ramuan Pak Oles pada awal-awal upaya perintisan itu hanya sekitar Rp5 juta/bulan, namun berkat kesungguhan, kerja keras di tengah terik matahari maupun guyuran hujan kini mampu mewujudkan misi besar perusahaan yakni  Minyak Bokashi dari Bali untuk masyarakat nusantara dan global,” kata Direktur Utama PT Karya Pak Oles Group, Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr pada acara Webinar Motivasi Karyawan yang tersebar pada 4 unit usaha di Bali, Selasa.

Motivasi karyawan dalam masa pandemi untuk menyongsong tahun 2022 mengusung tema “Mau Ke Mana Kita Menuju?” setelah 25 tahun berdirinya PT Karya Pak Oles Tokcer yang kini telah memiliki fasilitas kantor pemasaran dan cabang di berbagai kota besar di Indonesia.

Pak Oles menjelaskan, pada awal-awal pemasaran Minyak Bokashi dan berbagai jenis Ramuan Pak Oles yang menyasar langsung konsumen dari rumah ke rumah itu belum memiliki pabrik seperti sekarang, karena masih berstatus industri rumah tangga.

Industri rumah yang dirintis awal tahun 1997 di Desa Bengkel, Busungbiu, Kabupaten Buleleng baru memproduksi satu jenis produk yakni Minyak Oles Bokashi. Seiring perkembangan di tahun 2000 menjadi Industri Kecil Obat Tradisional (IKOT), dengan banyak jumlah produk yang dihasilkan dengan didukung pabrik di Desa Bengkel dan pabrik di Jalan Tukad Balian, Denpasar akhirnya berkembang menjadi Industri Obat Tradisional (IOT) PT Karya Pak Oles Tokcer berstandar Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Perusahaan yang didukung sejumlah tenaga apoteker yakni Penanggungjawab IOT PT KPOT Apt Endah Widyowati, S.SI dan Kepala Bagian Pemastian Mutu IOT (pabrik I) PT KPOT di Jl Tukad Balian Denpasar. Sejumlah produk yang dihasilkan dari bahan baku yang digunakan dan khasiat dari masing-masing produk dan manfaatnya sudah dirasakan konsumen dan masyarakat luas di Bali, pasaran nasional dan global.

Produk PT Karya Pak Oles Tokcer yang pemasarannya semakin meluas di dalam dan luar negeri meliputi Minyak Oles Bokashi, Bokashi Care, Balsem Bokashi, Minyak Tetes Bokashi, Madu Geruh Bokashi, Madu Rocky, Madu Resi, Madu Wididana, Minyak Wayang Pandu, Em SPA, Masker Madu Hitam, Parem Lantik, Cream Saribing, Salep Ratun, Balsem Kresno, 15 jenis varian herbal herbal dan kopi bubuk Bukit Hexon.

Berbagai upaya dan terobosan terus dilakukan PT KPOT maupun PT Songgolangit Persada dengan modal utama merek, logo perusahaan, kepercayaan konsumen, Teknologi Effective Microorganisme (EM), Prof. Dr. Teruo Higa, penemu teknologi EM dan guru besar bidang hortikultura Universitas Ryukyus Okinawa, Jepang serta Dadong Bandung.

Semua itu menjadi modal perusahaan, dengan harapan perusahaan yang bernaung di bawah bendera PT Karya Pak Oles Group terus berkibar dan tumbuh besar yang mampu berperanserta dalam memacu pembangunan berbagai aspek kehidupan sesuai semboyan perusahaan “Membangun Desa, Membangun Bangsa”. (bersambung).