Luh Sumiasih, Ujung Tombak Pemasaran Ramuan Pak Oles

Luh Sumiasih (kiri) saat mengantar produk Minyak Oles Bokashi ke konsumen yang telah menjadi pelanggan setia Ramuan Pak Oles

Dia adalah sosok seorang wanita yang cukup ramah terhadap setiap lawan bicaranya.  Ni Luh Sumiasih namanya. Wanita kelahiran Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng tahun 1982 tersebut kini menekuni aktivitasnya sebagai pegawai konter yang menjual berbagai jenis produk PT Karya Pak Oles Tokcer di Jl Waribang, Denpasar Timur.

Istri dari Gede Sumiarta, kelahiran Desa Tamblang, Kubutambahan awalnya  bekerja di perusahaan Pak Oles sebagai  sales promotion group (SPG). Sebagai seorang SPG, biasanya menjual berbagai jenis  Ramuan Pak Oles dengan menyasar masyarakat dari  satu pintu ke pintu sejak tahun 2008.

Sebagai ujung tombak pemasaran di akar rumput, ia setiap hari bergerak menawarkan  Minyak Oles Bokashi, Bokashi Care, EM SPA, Masker Madu Hitam, Balsem Kresno, Balsem Bokashi, aneka produk madu dan teh herbal. Semua digelutinya selama setahun dan hasil kerjanya dipantau dan dinilai atasannya sangat memuaskan.

Anak ke-5 dari enam bersaudara pasangan Gede Putra (65) dan Ni Made Darmi (almarhum) mulai awal 2009 dipercaya mengelola Konter Pak Oles di Dalung, Kabupaten Badung. Selama setahun Sumiasih menggeluti aktivitas di Dalung, dan dirinya dipercaya untuk menangani Konter Pak Oles di Jl Hayam Wuruk Denpasar selama 7 tahun (2010-2017). Ibu dari dua putri dan seorang putra itu selanjutnya mendapat kepercayaan untuk mengelola Konter Pak Oles di Jl Waribang, Denpasar Timur sejak 2017 hingga sekarang. Ia mengelola konter tersebut seorang diri dengan jam kerja mulai 09.00-17.00 Wita.

Aktivitas jualan Ramuan Pak Oles mulai dari Minyak Oles Bokashi, Minyak Wayang Pandu,  EM SPA, Masker Madu Hitam, Bokashi Care, Parem Lantik, Cream Saribing, Salep Ratun, Balsem Kresno, Balsem Bokashi, Madu Geruh Bokashi, Madu Rocky, Madu Resi, Madu Jamur,  Minyak Tetes Bokashi. Pupuk organik Bokashi Kotaku, Tanah Subur dan Effective Microorganisme (EM4).

Menjual Ramuan Pak Oles dijalaninya dengan rasa senang, penuh semangat, tekun,  kerja keras dan syukur hasil akhir setiap bulan  selalu mencapai target yang ditetapkan perusahaan, tutur ibu dari Putu Lira (12), Kadek Berlian (9) dan Komang Setia (6).

Punya pelanggan Tetap

Konter Pak Oles di Jl Waribang yang berdekatan dengan kawasan wisata Sanur dinilai cukup strategis dijangkau dari semua arah, antara lain  Jimbaran, Nusa Dua, Ubud, Gianyar dan daerah sekitar Kota Denpasar. Hal itu pula yang mendorong masyarakat dan konsumen yang pernah membeli Ramuan Pak Oles Waribang kembali lagi untuk membeli produk yang sama.

“Saya mempunyai sejumlah pelanggan tetap yang rutin membeli produk Ramuan Pak Oles. Mereka membeli setiap bulan sekali. Ada yang dari Ubud dan daerah sekitar Kabupaten Gianyar,” tutur Sumiasih yang dengan senang hati melayani setiap konsumennya.

Konsumen tetapnya itu  secara rutin membeli produk Ramuan Pak Oles untuk kebutuhan anggota keluarga. Ada juga yang diberikan kepada teman dekat dan mitra bisnis sebagai cinderamata (kenang-kenagan).  Hal itu sangat besar pengaruhnya dalam mencapai target penjualan setiap bulan.

Konsumen tetap, sebut Sumiasih  antara lain Ni Ketut Mahardani (45)  yang  menekuni usaha bisnis online  menjual berbagai  jenis busana adat  Bali di Desa  Ketewel, Kabupaten Gianyar baru-baru ini membeli 50 biji Bokashi Care (Aromatherapy) untuk oleh-oleh pulang ke kampungnya di Negara, Kabupaten Jembrana, Bali Barat.

NI Ketut Mahardani adalah salah seorang pelanggan setianya  sejak dua tahun terakhir. Secara rutin Ibu Mahardani membeli Ramuan Pak Oles untuk keperluan keluarga maupun diberikan kepada anggota  keluarga besar, teman dekat maupun mitra usaha. Sebelumnya sekitar sebulan yang lalu Mahardani bersama suaminya, I Ketut Agus Tinus (48) asal Desa Petak, Kabupaten Gianyar juga membeli 150 biji Bokashi Care  dan produk lainnya, tutur Sumiasih. (Ketut Sutika) linktr.ee/pakolescom