Dimana Ilmu Dimulai Dan Disimpan?

Pencarian dan penguasaan ilmu membedakan manusia dan binatang. Manusia mencari dan mengembangkan ilmu, sedang binatang tidak. Binatang hidup dengan instingnya, naluri alam binatangnya yang diwarisi secara turun temurun. Manusia harus dan terus belajar untuk hidupnya.

“Manusia belajar dengan menggunakan panca indranya yakni mendengar, melihat, mengecap, merasakan sentuhan, mencium. Ada lagi dua indra yang tidak dimasukkan dalam ilmu fisik, yaitu: berpikir (otak) dan merasakan dengan hati (kalbu), yang masuk ke dalam ilmu spiritual,” kata Direktur Utama PT Karya Pak Oles Tokcer, Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana.

Ia mengatakan, setiap pelajaran baru ditangkap melalui indra, kemudian disimpan di dalam memori otak dan selanjutnya disimpan lagi dalam hati. Ibarat komputer, otak adalah memori external dan hati adalah memori internal.

Ilmu yang sudah disimpan dalam hati tidak bisa hilang, dia diingat sampai mati. Sedangkan ilmu yang disimpan di otak mudah hilang/dilupakan. Pada awalnya ilmu dimulai dari hati. Jika tidak dimulai dari hati, maka ilmu yang didapat menjadi setengah-setengah.

Pak Oles menjelaskan, hati adalah awal dan akhir ilmu. Orang yang mulai belajar ilmu dari hatinya, maka dia akan bisa berkembang dan mengembangkan ilmunya. Walaupun dari guru dan tempat belajar, serta materi ilmu yang sama diajarkan, hati murid menentukan hasilnya. Hati adalah niat yang menentukan hasil akhir atau produk dari ilmu.

Hati-hati adalah kata petuah yang selalu dinasihatkan dalam belajar, berbicara, bekerja dan berpikir. Artinya, lakukanlah segala sesuatu dengan penuh perasaan, bukan dengan logika, agar berhasil. Hati harus terus dibersihkan agar tajam, peka agar bisa membedakan, memilih dan menyimpan ilmu.

Karena ilmu yang sudah disimpan di dalam hati akan terus melekat kuat sampai mati. Jangan sampai kita belajar ilmu yang salah sampai melekat kuat di hati, atau belajar ilmu benar tapi hanya setengah hati. Oleh karena itu, kita harus tetap berhati hati (waspada) agar hati bisa memulai dan menyimpan ilmu yang benar dan bermanfaat. Hati menentukan awal dan akhir dari ilmu yang dipelajari. Salam tokcer. linktr.ee/pakolescom