Agus Urson: Masa Pandemi Tetap Terjadi Penjualan Produk

Direktur PT. Karya Pak Oles Tokcer, Ir. H. Agus Urson Hadi Pramono

Direktur Perusahaan PT Karya Pak Oles Group, Ir. Haji Agus Urson Hadi Pramono menegaskan, jajaran Direksi dan manajemen perusahaan merasa bersyukur karena tetap terjadi penjualan produk Minyak Oles Bokashi, Effective Microorganisme (EM4) dan berbagai jenis produk lainnya kepada konsumen selama dua tahun masa pandemi belakangan ini.

“Meskipun penjualan mengalami penurunan, namun tetap disyukuri, karena banyak perusahaan lain  dalam kondisi masa pendemi sama sekali tidak ada penjualan, bahkan tutup dan karyawan mengalami pemutusan hubungan kerja,” kata Direktur Perusahaan Agus Urson ketika memberikan sambutan pada pada acara Webinar Motivasi Karyawan oleh Direktur Utama PT Karya Pak Oles Group, Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr, Selasa.

Webinar Memotivasi Karyawan yang mengusung tema “Mau ke mana kita menuju?” diikuti tim pemasaran, para karyawan di Kantor Pusat Jalan Nusa Kambangan Denpasar, Unit produk  di Jalan Tukad Balian Denpasar, Unit Usaha di Jl Letda Kajeng Denpasar dan karyawan di unit usaha di Desa Bengkel, Busungbi, Kabupaten Buleleng.

Ia menjelaskan, memotivasi karyawan sebagai upaya menyegarkan dan meningkatkan semangat kerja mulai dari proses produksi, pemasaran dan berbagai aspek lainnya dalam memajukan perusahan. Masa pandemi selama 2 tahun belakangan ini sangat berpengaruh terhadap perusahaan, sehingga dituntut mampu menyelesaikan setiap permasalahan yang timbul serta melakukan efisiensi dan penghematan dalam operasional perusahaan.

“Menurunnya hasil penjualan ramuan Pak Oles dalam masa pandemi dibanding tahun-tahun sebelumnya diharapkan bisa ditingkatkan dalam tahun-tahun yang akan datang dengan lebih menggencarkan  promosi, program penjualan yang bervariatif atas sistem bonus yang diterima pelanggan dan tim marketing lebih mengenjot pemasaran,” ujar Agus Urson.

Ia mengakui, dalam masa pandemi yang berlangsung tahun 2020 dan 2021 sejumlah karyawan terpaksa dilakukan perampingan sebagai upaya untuk melakukan efisien dan efektif. Kondisi sekarang yang berangsur-angsur mulai membaik pengurangan jam kerja itu sudah kembali normal seperti semula.

Seluruh karyawan sesuai bidang tugas masing-masing dituntut untuk  lebih semangat dalam mengisi  waktu dua bulan sisa tahun 2021 dan tahun-tahun mendatang  agar lebih bagus sehingga perusahaan terus maju dan berkembang yang pada giliran mampu memberikan tingkat kesejahteraan yang lebih baik kepada karyawan dan keluarga, kata  Agus Urson. linktr.ee/pakolescom